Ekonomi

Ngak Nyangka, Banda Aceh Juara Expo Ternak 2017

Foto | Ilustrasi

ACEHTERKINI.COM | Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakota Banda Aceh, Iskandar merasa terkejut ketika mendengar Kota Banda Aceh meraih juara umum expo ternak pada event Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) 2017 di Provinsi Aceh.

“Saya ngak menyangka dapat menyabet juara umum di ajang tersebut. Dengan luas wilayah hanya 62 KM persegi, tentunya Banda Aceh bukan wilayah yang strategis untuk mengembangkan sektor peternakan. Kita tidak menyangka tapi ini tentunya kita semakin termotivasi untuk lebih baik lagi,” kata Iskandar, Seulanyan (12/6/2017).

Piala juara umum expo ternak 2017 ini diserahkan Kepala Dinas Peternakan Aceh, Zulia Zaini Yahya kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakota Banda Aceh, Iskandar di Halaman Kantor Dinas Peternakan Aceh, Seulanyan.

Kemudian piala itu diserahkan Iskandar kepada Kepala Pangan, Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kota Banda Aceh, T. Iwan Kesuma.

Iskandar menambahkan dengan prestasi ini Pemko Banda Aceh akan lebih termotivasi dan terus berupaya memberikan dukungan pada perkembangan usaha peternakan dan pembudidayaan usaha ternak di Kota Banda Aceh.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemko Banda Aceh akan melakukan penguatan sarana dan prasarana pendukung lainnya, seperti lahan, peralatan pengolahan pakan serta sarana lainnya yang kita anggap dapat memberikan prospek cerah dalam usaha peternakan.

Dalam kesempatan tersebut, Iskandar juga meminta Pemprov Aceh untuk terus mendampingi dan membina Pemerintah Kota dan para peternak mengingat Dinas Peternakan Aceh sudah sangat berpengalaman dibidang peternakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Aceh, Zulia Zaini Yahya mengungkapkan sedianya piala juara umum Expo Ternak 2017 diserahkan pada penutupan PENAS KTNA beberapa waktu lalu oleh Gubernur, namun karena ada kendala maka diserahkan oleh pihaknya setelah even PENAS berlangsung.

Tekait dengan tampilnya Banda Aceh sebagai juara umum Expo Ternak, Zulia Zaini Yahya mengatakan ini indikasi peternakan di Banda Aceh sudah semakin maju.

“Meski jumlah peternak tidak banyak di Banda Aceh, tapi sistem budidayanya sudah semakin maju. Kami ucapkan selamat atas prestasi ini,” ujar Zulia Zaini.

Lanjutnya, Kota Banda Aceh dan Aceh Besar sudah seharusnya jadi etalase pembangunan peternakan di Aceh. [Edi]

To Top