Sosial

Ketika Ramadhan Berlalu

ACEHTERKINI.COM | Setelah hari-hari bulan Ramadhan berlalu, tersingkaplah bahwa kita sebenarnya mampu untuk berpuasa setiap hari Senin dan Kamis sepanjang tahun, dan ternyata puasa tidaklah seberat yang kita bayangkan.

Inilah pelajaran yang kita petik dari Bulan Ramadhan. Tampak begitu jelas, bahwa kita mampu menunaikan shalat malam setiap malam, shalat malam yang tidak menyita waktu lebih dari sejam, sekalipun kita melakukannya sebelum tidur.

Pelajaran lain adalah khataman Al-Qur’an yang setiap bulan bukanlah sesuatu yang mustahil sebagaimana yang setan bisikan kepadamu. Kita pun terkagum-kagum kepada diri sendiri saat mampu bangun untuk makan sahur sebelum shalat Shubuh selama bulan Ramadhan.

Bulan Ramadhan untuk melatih kita agar menguasai pelajaran yaitu bahwa kita mampu. Maka hendaklah kita terus bersemangat dalam beribadah sesuai dengan kemampuan kita. Allah swt berfirman yang artinya “Beribadah kamu kepada Rabb-mu hingga datang kepadamu Al Yaqin”. Ya’ni maut. (QS. Al-Hijr: 99).

Maksud ayat ini adalah, Janganlah kamu berhenti dari beribadah sehingga kamu mati. jadikanlah batas ibadah adalah batas kehidupan.

Maka dari sini tiada yang membatasi atau memutuskan amal ibadah kecuali bila telah datang maut. Jadi meskipun bulan Ramadhan telah berlalu maka seoarang Mukmin hendaknya jangan ber¬henti dari menjalankan puasa, karena masih banyak puasa-puasa yang lain yang disyariatkan dalam waktu setahun seperti puasa tiga hari dalam tiap bulan, puasa senin kamis, puasa Arafah dan lain-lain.

Demikian juga meskipun qiyam di bulan Ramadhan telah usai maka seorang mukmin janganlah berhenti dari menjalankan shalat malam.

Sumber : Alsofwah

To Top