Sosial

Irwandi Bangun Lima Rumah Dhuafa di Abdya

Gubernur Aceh terpilih Irwandi Yusuf menyerahkan rumah bantuan kepada janda korban konflik di Desa Seunulop, Manggeng, Abdya. Sabtu (17/6/2017)

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM| Gubernur Aceh terpilih Irwandi Yusuf meninjau pembangunan lima unit rumah dhuafa di Kabupaten Aceh Barat Daya, Sabtu (17/6/2017).

Rumah bantuan untuk kaum dhuafa dan janda korban konflik tersebut dibangun dari dana pribadi Irwandi beserta donatur lainnya dengan target 1000 unit diseluruh Provinsi Aceh.

Secara singkat, Irwandi Yusuf mengatakan, rumah bantuan tersebut untuk masyarakat yang memelihara anak yatim serta fakir miskin yang tidak memiliki rumah.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan keseriusan kita dalam membantu masyarakat tidak mampu, termasuk korban konflik yang selama ini kurang diperhatikan,” tuturnya usai menyerahkan satu unit Rumah Dhuafa di Dusun Lhok Batee Intan, Desa Padang, Kecamatan Manggeng, Sabtu (17/6/2017) pukul 14.30 wib.

Dikatakannya, Abdya merupakan salah satu lokasi dari seribu unit pembangunan rumah dhuafa diseluruh Aceh. Untuk per kabupaten ditargetkan sebanyak lima unit. “Ini bentuk pancingan yang kita lakukan agar banyak yang tersentuh hatinya untuk membantu saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan,” ungkap Irwandi singkat.

Sementara itu, Rusdi Mainur selaku koordinator pembangunan rumah dhuafa di wilayah Barat Selatan Aceh, menyebutkan kalau tipe rumah yang dibangun 5×7 meter yang memiliki dua kamar tidur dan kamar mandi. Sedangkan biaya yang dikeluarkan untuk perunit rumah berkisar antara Rp.32 juta-Rp.33 juta.

“Pembangunannya ada yang sudah selesai dan ada yang masih dalam tahap finishing. Untuk rumah yang sudah siap, langsung diserahkan kunci kepada penerima. Semoga saja mereka bisa menempati rumah tersebut,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Tgk Payong tersebut menjelaskan, di Abdya ada lima unit rumah bantuan. Masing-masing di Desa Seunulop, Desa Padang, dan Desa Blang Manggeng, Kecamatan Manggeng. Kemudian ada dua unit lagi di kecamatan Kuala Batee di Desa Sikabu dan Rumoh Panyang.

“Target penyelesaian rumah tersebut dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan,” sebutnya singkat.
Amatan dilapangan, selesai berkunjung ke Abdya, Irwandi dan rombongan langsung bertolak kembali ke Banda Aceh dengan menggunakan pesawat pribadinya yang terparkir di Bandara Kuala Batu. (Rizal)

To Top