Lingkungan

FKL Temukan 1.534 Kasus Illegal Logging di Aceh

ACEHTERKINI.COM | Forum Konservasi Leuser (FKL) menemukan sedikitnya 1.534 kasus illegal loging yang tersebar di 12 kabupaten kota di Aceh. Hasil pembalakan itu diperkirakan mencapai 3.665,5 meter kubik kayu.

Dikutip dari Laporan Monitoring Kerusakan Kawasan Ekosistem Leuser di Aceh sepanjang tahun 2016, kasus pembalakan liar paling banyak terjadi di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara dan Aceh Selatan.

FKL melakukan monitoring sepanjang Januari – Desember 2016 di dalam kawasan hutan di 12 kabupaten kota yang meliputi, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Subulussalam, Aceh Singkil dan Aceh Selatan.

Metode yang diterapkan dalam monitoring itu adalah ground check di kawasan hutan yang dijadikan lokasi pemantauan. Data yang dikumpulkan yaitu illegal logging, perambahan dan perburuan satwa liar.

Rata-rata tiap kabupaten dilakukan pengamatan 261 hari dengan jumlah monitoring terbanyak di Kabupaten Aceh Selatan yaitu 732 hari dalam 65 misi monitoring.

Setiap aktivitas illegal tersebut di atas yang ditemui dicatat koordinat, luas atau volume yang kemudian dioverlay dengan status kawasan hutan di unit Geographic Information System (GIS).

Selain kasus illegal logging, FKL juga menemukan 1.508 kasus perambahan hutan dengan luas 9.143 hektar yang banyak ditemukan di Aceh Tamiang, Aceh Timur dan Aceh Barat Daya. [Firman]

To Top