Layanan Publik

Dua Dokter di Abdya Jadi Kepala Puskesmas

ACEHTERKINI.COM | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Jufri Hasanuddin memberikan jabatan baru kepada dua dokter umum yang bertugas di jajaran Dinas Kesehatan setempat untuk menjadi Kepala Puskesmas (Kapus).

Dalam surat keputusan Bupati Abdya nomor BKPSDM 821.29/103/2017 tanggal 30 Mei 2017 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Puskesmas dilingkungan Dinas Kesehatan Abdya sebagaimana terlampir menyatakan bahwa, dr Hessi Arfina dari dokter madya pada Puskesmas Manggeng diangkat menjadi Kepala Puskesmas Manggeng. dr Hessi sendiri juga sudah menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Puskesmas Manggeng sejak Salman SKM diberhentikan dari jabatan Kepala Puskesmas.

Selanjutnya, dr Anita dari dokter pertama pada Puskesmas Ie Merah diangkat menjadi Kepala Puskesmas Ie Merah, Kecamatan Babahrot menggantikan Naharuddin yang sudah pindah menjadi perawat pelaksana pada Puskesmas Kuala Batee.

Selain itu, Mansur SKM menempati posisi sebagai Kepala Puskesmas Lhang, Kecamatan Setia menggantikan Fauzan Arif SKM yang sudah pindah menjadi staf pada Dinas Kesehatan Abdya.

Kepala Dinas Kesehatan Abdya Anwar Daud, Seulasa (13/6/2017) mengatakan, SK Bupati tersebut berlaku sejak tanggal 1 Juni 2017. Dimana, penempatan tiga Kepala Puskesmas itu untuk mengisi kekosongan semata.

Mutasi ini merupakan hal yang biasa terjadi dalam lingkungan pejabat, baik struktural maupun fungsional. Untuk itu kita berharap pelayanan kesehatan disetiap Puskesmas akan terus meningkat dari waktu ke waktu,” ungkapnya.

Kedepan, sejumlah Puskesmas di Abdya harus terakreditasi, karena akan berhubungan dengan penerapan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kalau tidak terakreditasi, tentunya akan sulit untuk melakukan regitrasi bagi pasien yang berobat menggunakan JKN.

“Kita menginginkan yang terbaik untuk kemajuan pelayanan kesehatan di Abdya, bukan hanya bangunannya saja, namun juga sarana dan prasarana harus memadai termasuk tenaga medis,” tutur Anwar diruang kerjanya.

Dikatakan Anwar, dalam tahun 2017, pihaknya akan membangun Puskesmas terbesar di Abdya dengan menelan anggaran Rp.7 miliar lebih sumber anggaran pendapatan belanja negara (APBN) yang berlokasi di Kecamatan Babahrot.

“Pengerjaanya akan segera dilakukan. Kemungkinan Puskesmas ini nanti menjadi yang terbesar di Abdya sesuai dengan jumlah anggaran yang ada. Tentunya, jika dibandingkan dengan beberapa Puskesmas yang sudah kita bangun seperti Manggeng, Kuala Batee dan Susoh,” sambungnya singkat. (Rizal).

To Top