Pendidikan

Bupati Jufri Copot 3 Kepala Sekolah di Abdya

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Jufri Hasanuddin dalam surat keputusannya memberhentikan tiga kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan setempat, Selasa (6/6/2017).

Dalam surat keputusan nomor BKPSDM.821.29/104/2017 dan memperhatikan Surat Kepala Dinas Pendidikan Abdya nomor 820/154/2017 tanggal 10 Mei 2017, memberhentikan Rosni AMa dari Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 Lembah Sabil menjadi guru SDN 1 Manggeng. Bustami dari Kepala SDN 3 Babahrot menjadi guru kelas SDN 13 Babahrot. Terakhir, Syahril SPd Mat dari Kepala SMPN 3 Blangpdie menjadi guru Matematika SMPN 3 Susoh.

Selain memberhentikan tiga kepala sekolah, dalam surat keputusan itu juga memberikan jabatan kepada tujuh kepala sekolah di Abdya. Diantaranya, T Cut Mursal SPd dari  guru kelas SDN 1 Manggeng diangkat menjadi Kepala SDN 6 Lembah Sabil.

Amrizal SPd dari guru Penjas SDN 7 Babahrot diangkat menjadi Kepala SDN 6 Kuala Batee. Selanjutnya, Darwis SPd dari guru SMPN 1 Jeumpa diangkat menjadi Kepala SMPN 2 Lembah Sabil. Asniar SPd dari Pengawas SMP Dinas Pendidikan diangkat menjadi Kepala SMPN 1 Manggeng.

Kemudian, Kafrawi SPd dari SMPN Unggul Tunas Nusa diangkat menjadi Kepala SMPN 2 Manggeng. Bahron Walidin SPd Ind dari guru SMPN 1 Babahrot diangkat menjadi Kepala SMPN 3 Blangpidie. Terakhir, Maspupah SPd dari Guru Bahasa Indonesia SMP Jabal Nur Jadid menjadi Kepala SMP Jabal Nur Jadid.

Usai pengambilan sumpah, Kepala Dinas Pendidikan Abdya, Drs H Yusnaidi MPd menyampaikan, jabatan kepala sekolah merupakan tugas tambahan bagi pejabat fungsional guru. Seorang kepala sekolah harus menguasai kompetensi kepribadian, sosial, manajerial, supervisi serta memiliki kompetensi kewirausahaan.

Mengapa hal itu dibutuhkan, lanjut Yusnaidi, karena kepala sekolah merupakan garda terdepan dalam upaya pembentukan karakter peserta didik yang cerdas, apalagi dalam menghadapi ujian nasional kedepan yang akan memakai kurikulum 2013.

Oleh karena itu, kepada kepala sekolah yang dilantik harap menciptakan sekolah itu menjadi hidup dan penuh semangat serta harapan hingga bisa hidup seribu tahun lagi.

“Pendidikan kita saat ini sedang masuk dalam masa transisi, jadi siapa cepat, cerdas dan cermat, maka dia yang akan tampil. Semoga saja kita bisa bersaing dengan daerah lainnya yang ada diseluruh Indonesia,” ungkap Yusnaidi.

Terakhir Yusnaidi berpesan kepada kepala sekolah yang dilantik untuk selalu memantau dengan memotret perkembangan di sekolahnya masing-masing, terutama mengenai perkembangan dan prestasi yang dicapai dari tahun ini hingga ketahun-tahun selanjutnya.

“Tahun depan seluruh SMP di Abdya akan melaksanakan UNBK secara merata, harapan kita agar kita mampu mendapatkan hasil yang lebih baik,” demikian tambahnya. (Rizal).

To Top