Hukum

Bupati Harus Kembalikan Jabatan Keuchik Kuta Bak Drien

Ketua YARA Abdya, Miswar

ACEHTERKINI.COM | Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Barat Daya (Abdya) mendesak Bupati Abdya Jufri Hasanuddin agar mengembalikan jabatan Kepala Desa (Keuchik) Kuta Bak Drien, Kecamatan Tangan-Tangan, karena sudah dua kali menang di meja hijau.

Syarkani, selaku Keuchik Kuta Bak Drien, merasa terzalimi atas keputusan bupati yang memecat dirinya dari jabatan keuchik tanpa alasan yang jelas. Berbuntut dari hal itu, Syarkani didampingi kuasa hukum YARA perwakilan Abdya menuntut bupati ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh.

Hasil sidang pertama atas perkara tersebut, PTUN Banda Aceh mengeluarkan surat keputusan yang memenangkan Syarkani, dengan begitu jabatan Syarkani harus dikembalikan oleh bupati. Merasa tidak puas, Bupati Jufri langsung mengajukan banding atas putusan tersebut ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan, Sumatra Utara.

Lagi-lagi dimenangkan oleh Syarkani, sesuai keputusan hasil sidang yang di keluarkan PTTUN Medan tertanggal 20 Juni 2017 atas banding itu, Syarkani kembali menang dalam perkara tersebut.

“Dengan keluarnya putusan itu, kita mendesak bupati agar segera mengembalikan jabatan keuchik Kuta Bak Drien, sebelum bupati berakhir dari masa jabatannya,” kata Ketua YARA Perwakilan Abdya Miswar SH, Sabtu (24/6/2017).

Selaku kuasa hukum Syarkani, Miswar mengatakan, keputusan PTTUN Medan atas banding yang dilayangkan Bupati Abdya terhadap hasil putusan PTUN Banda Aceh juga dimenangkan Syarkani.

Dalam petikan putusan yang diterima pihaknya dari PTTUN Medan, pertama menerima permohonan banding dari tergugat/pembanding, kedua memuatkan putusan pengadilan tata usaha Negara Banda Aceh nomor: 38/G/2016/PTUN/BNA tanggal 17 Pebuari 2017 yang dimohonkan banding, ketiga menghukum tergugat/pembanding untuk membayar biaya perkara di kedua tingkat pengadilan yang untuk tingkat banding ditetapkan sebesar Rp 250.000,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Jadi, berdasarkan amar putusan yang dikeluarkan PTTUN Medan tertanggal 20 Juni 2017, baik ditingkat pertama serta dikuatkan tingkat banding, memerintahkan Bupati Jufri Hasanuddin untuk mengembalikan kedudukan Syarkani sebagai Keuchik Desa Kuta Bak Drien, Kecamatan Tangan-tangan.

“Sudah jelas, kalau pemecatan Syarkani sebagai keuchik tidak sesuai dengan prosedur dan bertentangan dengan azas umum pemerintahan yang baik,” demikian Miswar. (Rizal)

To Top