Politik

Zahrul Terpilih Sebagai Presiden Partai Atjeh Hijau

Presiden Partai Atjeh Hijau, Zahrul

ACEHTERKINI.COM | Zahrul, S.H secara aklamasi terpilih dan ditetapkan sebagai Presiden Partai Atjeh Hijau (PAH) periode 2017-2022 dalam “Duek Pakat Raya” kongres pertama PAH yang berlangsung di Aula Hotel Lading, Senin (22/5/2017).

Advokat muda ini didukung oleh peserta Kongres PAH dari 23 kabupaten kota se-Aceh, yang hadir pada acara tersebut.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Kongres PAH Gemal Bakri, pemilihan dan penetapan presiden definitif merupakan salah satu dari rangkaian agenda kongres perdana Parlok berideologi hijau ini.

“Sebelumnya kita sudah menyepakati AD/ART, platform politik, dan roadmap PAH menuju Pemilu 2019,” katanya, Rabu (24/5/2017).

“Selain itu, kongres juga telah memilih dan menetapkan Majelis Peutuha (Majelis Pertimbangan Partai) PAH yang berjumlah tiga orang yakni Juli Ermiansyah Putra, Sri Wahyuni, dan M Shalahuddin. Dengan masa kerja lima tahun, Majelis Peutua PAH ini berfungsi sama seperti majelis pertimbangan partai pada umumnya,” Tutur Gemal.

Selanjutnya, sambung Gemal, amanah kongres yakni menyelenggarakan ‘Duek Pakat Daerah/ Kongres Daerah’ di 23 kabupaten kota dalam waktu dekat. Produknya adalah struktur kepengurusan DPD PAH, serta roadmap yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.

Sementara itu, Presiden  PAH terpilih Zahrul mengungkapkan, kepercayaan peserta kongres yang memilihnya sebagai presiden Parlok yang dideklarasikan pada 5 Juni 2013 ini, merupakan kepercayaan sekaligus tantangan untuk membawa Parlok termuda ini sukses di masa mendatang.

Ia akan bekerja keras untuk memenuhi amanah Kongres PAH yang menargetkan 23 Kursi DPRK dan 1 Kursi DPRA pada Pemilu Legislatif 2019.

“Dengan dukungan Asia Pasific Green Federation dan Global Green, serta dukungan rakyat Aceh pada khususnya, hendaknya PAH dapat mewarnai Pileg 2019 dan Parlemen di Aceh pada masa-masa mendatang,” ujar Zahrul, Rabu (24/5/2017).

PAH, tambah Zahrul, telah merumuskan beberapa kebijakan politik dalam kongres pertama antara lain, mewujudkan kedaulatan rakyat atas pemilikan dan pemanfaatan sumber daya alam Aceh, pemerintahan adat/ Mukim yang berdaulat.

Presiden PAH juga mengajak rakyat Aceh, khususnya anak muda untuk dapat bergabung ke partai ini. Menurutnya, partai hijau adalah partai politik yang sedang memiliki perkembangan terbaik di dunia saat ini.

“Partai hijau adalah gerakan politik masa kini dan diyakini menjadi partai politik yang akan memimpin dunia pada masa mendatang. Hal ini terlihat dari statistic perkembangan yang cukup signifikan dari partai politik di berbagai negara khususnya Eropa dan Amerika,” pungkasnya. [Ril]

To Top