internasional

Ramadhan Menjadi Momentum Berhenti Merokok

Foto | Ilustrasi

ACEHTERKINI.COM | Hamad Medical Corporations (HMC) Smoking Cessation Clinic di Qatar telah memberikan imbauan khusus kepada warga. Imbauan itu meminta bulan suci Ramadhan digunakan sebagai kesempatan berhenti merokok.

Dilansir dari Peninsula Qatar, mereka turut mengimbau agar masyarakat lebih memusatkan perhatian untuk menjalani gaya hidup sehat. Kepala Smoking Cessation Clinic HMC, Dr Ahmad Al Mulia mengungkapkan, terdapat tren positif selama bulan suci Ramadhan.

Tiap tahun, lanjut Ahmad, Smoking Cessation Clinic HMC menerima permintaan ratusan pasien yang ingin menghilangkan ketergantungan mereka terhadap tembakau. Ia berpendapat, itu permintaan yang tinggi dikarenakan Ramadhan membiasakan diri seseorang untuk disiplin.

“Puasa di bulan Ramadhan memberi kesempatan ideal bagi perokok untuk berhenti, sehinga jumlah orang yang mengunjungi kami dengan tujuan berhenti merokok selama ini lebih tinggi daripada periode lain selama setahun,” kata Ahmad.

Untuk itu, HMC menegaskan kesiapan untuk memberikan nasihat profesional yang akan membantu warga yang ingin berhenti merokok secara permanen. Bahkan, Ahmad menekankan HMC akan memberikan pasien cara-cara untuk mengganti konsumsi nikotin dan mengatasi ketergantungan.

Menurut Ahmad, kegiatan bulan suci Ramadhan yang banyak di antaranya merupakan kunjungan keluarga dan ibadah, telah memberikan bantuan khusus terhadap seseorang berhenti perokok. Ia menilai, seseorang yang berpuasa akan tetap sibuk dan membantunya untuk berhenti merokok.

Sementara itu spesialis penyakit dalam dari Aster Hospital and Head of Emergency Department di Dubai, Dr. Mustafa Saif mengatakan, jika anda kesulitan berhenti dari kebiasaan merokok, maka bulan Ramadhan bisa menjadi waktu yang tepat.

“Fakta bahwa kebanyakan orang bisa mengendalikan merokok selama lebih dari 14 jam adalah bukti bahwa mereka dapat mencoba dan berhenti untuk selamanya,” ujar Dr. Mustafa Saif,.

Menurut Saif, waktu berpuasa yang relatif panjang menyebabkan penurunan tingkat nikotin dalam darah sehingga lebih mudah bagi perokok untuk berhenti merokok.

Dia menyarankan untuk dapat membantu mengenyahkan kebiasaan merokok, seseorang bisa mulai mengganti konsumsi makanan tak sehat menjadi sehat.

Wortel, mentimun serta buah atau sayuran yang mengandung banyak serat bisa menjadi pilihan. Selain itu makanan berupa sup bisa menjadi menu sahur, karena membantu merasa kenyang lebih lama.

Hal lain yang tak kalah penting adalah membuat esolusi untuk berhenti karena tidak ada yang lebih kuat dari keinginan untuk berhenti merokok. Demikian seperti dilansir Gulf News.

Sumber Republika / Antara

To Top