Layanan Publik

Pembangunan Gedung STAIN Gajah Putih Dialokasikan Rp25,8 Miliar

Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung STAIN Gajah Putih

ACEHTERKINI.COM | Pembangunan gedung kuliah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih dialokasikan dana sebesar Rp25,8 miliar yang diambil dari pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2017.

Demikian disampaikan Ketua STAIN Takengon, Zulkarnain usai acara seremoni peletakan batu pertama pembangunan gedung kuliah STAIN Gajah Putih Takengon, Selasa (23/5/2017).

Dilansir dari laman Kemenag RI Rabu (24/5/2017), Zulkarnain menjelaskan total anggaran yang dialokasikan dari SBSN 2017 untuk pembangunan STAIN Gajah Putih sebesar Rp30,6 miliar.

“Gedung ini direncanakan memiliki 38 ruang kelas, ada juga ruang kantor, ruang rapat, kantin mahasiswa,” terangnya.

“Dengan tambahnya fasilitas ini, input mahasiswa ke depan lebih banyak yang bisa ditampung, mengingat animo calon mahasiswa terus meningkat,” sambungnya.

Menurut Zulkarnain, lokasi pembangunan di Kampung Mulie Jadi Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah ini merupakan hibah Pemda Aceh Tengah kepada Kemenag melalui STAIN Gajah Putih.

“Yang pertama 15 hektar sudah keluar sertifikatnya dari BPN. Akan ada tahap berikutnya sehingga standar Sarana dan Prasarana untuk menjadi IAIN terpenuhi,” harapnya.

Zulkarnain mengaku kalau pihaknya juga sedang mengupayakan dana bantuan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk membangun Rusunawa sebagai asrama dan ma’had mahasiswa.

Peletakkan batu pertama pembangunan gedung kuliah STAIN Gajah Putih itu dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Nur Syam.

Menurut Nur Syam pada tahun 2016 ada 25 PTKIN mendapat bantuan dengan total anggaran mencapai Rp895 miliar. Kemudian tahun 2017 bertambah menjadi 32 PTKIN yang dibantu dengan total anggaran Rp1.05 triliun dan salah satunya kepada STAIN Gajah Putih Takengon.

Nur Syam berharap agar pemerintah daerah membangun akses jalan menuju kampus pengembangan STAIN Takengon ini.

“Kampus pengembangan STAIN Takengon ini berlokasi di dataran tinggi Gayo, tepatnya di Kampung Mulie Jadi Kecamatan Silih Nara Kab. Aceh Tengah. Lokasi kampus berjarak sekitar 18 km dari Kota Takengon dengan akses jalan berkelok, menanjak, dan belum sepenuhnya beraspal,” kata Nur Syam.

Hadir di acara seremoni itu, Ketua STAIN Takengon Zulkarnain, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh Daud Pakeh, Sekda Aceh Tengah I Karimansyah, Kejaksaan Negeri Aceh Tengah, Tokoh Masyarakat, Ketua Yayasan dan Penyantun Gajah Putih, dan civitas akademika STAIN Takengon.

To Top