Hukum

Pelaku Pembunuhan Warga Abdya Ditahan, Ancaman Seumur Hidup

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Pelaku pembunuhan tiga warga Aceh Barat Daya (Abdya) berinisial ES (28) mendekam di tahanan Mapolres Abdya setelah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan yang menewaskan Habibi Askhar Balihar (8), Fakhrurrazi (12) dan Hj Wirnalis (60) di Jalan Lukman, Desa Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie beberapa waktu lalu. Kepada tersangka terancam kurungan seumur hidup.

Pihak Polres melakukan penjemputan terhadap tersangka ke Mapolres Aceh Tengah, sebelumnya ES terlebih dahulu ditangkap Tim Opsnal Reskrim Polres Aceh Tengah pada Kamis (18/5/2017) lalu di Desa Kampung Baru, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.

Polisi menetapkan tersangka ES, setelah melakukan pencocokan barang bukti yang ada di tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian Polisi juga berhasil mengamankan dua buah kunci pintu rumah, pisau dapur dan ponsel dari tersangka.

Kapolres Abdya AKBP Andy Hermawan didampingi Wakapolres dan Kasat Reskrim memperlihatkan barang bukti kasus pembunuhan tiga warga Abdya dalam konfrensi Pers di Aula Mapolres Abdya, Sabtu (20/5/2017). [Foto | Rizal]

Sejumlah bukti berikut dengan tersangka ES diperlihatkan Kapolres Abdya AKB Andy Hermawan SIK didampingi Wakapolres Kompol Edy Bagus Sumantri SIK, Kasat Reskrim AKP Misyanto, KBO Reskrim Ipda Mahdian Siregar dan sejumlah perwira lainnya dalam Konfrensi Pers yang berlansung di Aula Mapolres setempat, Sabtu (20/5/2017).

Kapolres Abdya AKBP Andy Hermawan dalam kesempatan itu menerangkan, Mulyadi (50) sudah membuat laporan kepolisian dengan nomor LPA 08/V/2017 tanggal 17 Mei 2017 lalu. pelapor Mulyadi merupakan menantu dari Hj Wirnalis, ayah kandung dari Habibi (Abil) dan Fakhrurrazi (Arol).

Berdasarkan pengakuan pelapor, pada hari Rabu (17/5/2017) sekitar pukul 13.30 WIB, Mulyadi berkeinginan menjemput anak dirumah mertuanya. Setiba disana, Mulyadi curiga dengan lampu teras yang masih menyala, kemudian samping kiri pintu rumah terdapat bercak darah. Setelah memanggil sanak family dan mendobrak pintu rumah, Mulyadi mendapatkan mertua dan kedua anaknya sudah terkapar bersimbah darah.

“Setelah mendapat laporan, kurang dari satu menit, kita sudah berada di TKP. Makanya polisi masih mudah untuk mengungkap dan mengumpulkan barang bukti dilokasi kejadian. Kesimpulannya, kurang dari 2×24 jam kita berhasil menangkap pelaku,” kata Kapolres Andy didepan awak media.

Motifnya Perampokan Berujung Pembunuhan

Untuk motifnya, setelah dilakukan pengembangan dan bedasarkan keterangan serta barang bukti yang ditemukan pada tersangka, ketiga korban terbunuh karena berteriak histeris setelah melihat tersangka hendak mencuri sepeda motor (sepmor) yang berada di dalam rumah korban. “Karena panik, tersangka lansung melayangkan pisau kepada Hj Wirnalis, selanjutnya Arol dan terakhir Abil,” sebut Kapolres Andy.

Dari aksi kejahatan yang dilakukan tersangka, akan dijerat dengan Pasal 365 ayat 1 dan 3 junto pasal 339 KUHP junto pasal 80 ayat 3 Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman kurungan komulatif Seumur Hidup.

“Tersangka sudah mengakui kejahatannya. untuk proses lebih lanjut, tersangka masih kita amankan di tahanan Mapolres Abdya,” demikian Kapolres Andy. (Rizal)

To Top