Nasional

Pancasila Alami Distorsi Ideologis

ACEHTERKINI.COM | Pancasila sebagai dasar ideologi negara, sedang menghadapi tantangan yang sangat berat. Anggota Badan Pengkajian MPR John Pieris menyebutkankan tantangan yang terjadi berupa distorsi ideologis terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

John Pieris

”Distorsi yang tejadi sudah sangat luar biasa,” ujar kata John Pieris di sela kegiatan ‘Focus Group Discussion (FGD) mengenai Pancasila yang berlangsung di Purwokerto, Kamis (4/5/2017).

Dia menyebutkan, distorsi ideologis yang terjadi terhadap Pancasila sebagai ideologi negara, hampir terjadi di semua sektor. Baik dalam  kehidupan dalam berbangsa dan bernegara, maupun dalam kehidupan masyarakat. 

Hal ini ditandai dengan maraknya aksi kekerasan. Tidak hanya terjadi di lingkup masyarakat, seperti kekerasan dalam rumah tangga dan konflik antara elemen masyarakat, tetapi juga di lingkup pemerintahan seperti di parlemen. ”Ini membuktikan banyak anggota masyarakat maupun para pejabat negara, yang tidak lagi mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila,” kata dia.

Untuk itu, dia berharap agar ideologi Pancasila bisa dilakukan revitalisasi melalui berbagai kegiatan. Terutama melalui bidang pendidikan, dan juga kegiatan kemasyarakatan lainnya.

”Semua pejabat negara maupun pejabat daerah, juga harus bisa memberikan teladan yang baik mengenai  bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila,” ujarnya.

Dia menyebutkan, distorsi terhadap nilai-nilai Pancasila yang terjadi saat ini, bukan berarti harus diatasi dengan mengganti dasar negara. ”Pancasila diganti dengan ideologi lain, ya runtuh bangsa ini. Bangsa ini sangat majemuk, kemajemukan itu harus dirajut, harus dianyam agar persatuan bisa semakin  kuat dan kokoh,” katanya.

Anggota DPD Bambang Sadono yang juga Kepala Badan Pengkajian MPR Bambang Sadono, menyebutkan diskusi group tersebut digelar bersama pihak Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.  ”Melalui diskusi ini kami ingin mendapatkan masukkan mengenai bagaimana memposisikan Pancasila dengan baik di dalam UUD,” kata dia.

Sumber : Republika

To Top