Pendidikan

Mukhtaruddin Usman : Warga Nurussalam Butuh Pembangunan SMK

Mukhtaruddin Usman

ACEHTERKINI.COM | Masyarakat di Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, meminta Pemerintah Aceh dalam hal ini Dinas Pendidikan Aceh untuk dapat membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di desa Pulo U.

Hal ini bertujuan dalam upaya meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan pendidikan menengah yang bermutu dan terjangkau bagi semua komponen bangsa di tanah air.

“Pemerataan pendidikan ke seluruh wilayah di tanah air, tak terkecuali di Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, menjadi salah satu manifestasi rasa keadilan dalam pembangunan bidang pendidikan,” ujar Mukhtaruddin Usman, warga Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur.

Apalagi, kata Mukhtar, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mencanangkan program pembangunan nasional bidang pendidikan yang diarahkan untuk pemerataan dan perluasan akses pendidikan.

“Ini bertujuan agar dapat meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan pendidikan menengah yang bermutu dan terjangkau bagi semua komponen mayasrakat, melalui pendidikan formal seperti SMK,” kata Mukhtar melalui surat elektroniknya kepada acehterkini, Selasa (30/5/2017).

Masih kata dia, pemerataan pendidikan wajib belajar 12 tahun untuk jenjang menengah, seperti yang dicanangkan pemerintah masih terbilang rendah terutama pendidikan menengah kejuruan, khususnya di Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur.

“Salah satu penyebabnya adalah belum adanya SMK Negeri yang didirikan di daerah ini. Padahal, daerah tersebut memiliki potensi bidang peternakan, perikanan. Celakanya lagi, sebagian besar masyarakat juga berpendidikan rendah,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan, tujuan dan sasaran pendirian SMK Negeri di Nurussalam itu untuk menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai kompetensi dari program keahlian.

Mukhtar juga menyebutkan, program keahlian yang layak dikembangkan pada SMK tersebut meliputi, minyak dan gas (Migas), agribisnis produksi pertanian dan teknik mesin. Ini lantaran Kabupaten Aceh Timur memiliki potensi bidang peternakan, perikanan dan kawasan industri Migas pertambangan dan energi.

“Sehingga nantinya sekolah ini nantinya akan mengembangkan program keahlian minyak dan gas (Migas), agribisnis produksi pertanian dan teknik mesin,” harapnya. [Ril]

To Top