Layanan Publik

Jembatan Rusak, Hubungan Dua Desa di Abdya Terancam Putus

ACEHTERKINI.COM | Jembatan beton yang menghubungkan Desa Rumoh Panyang dengan Desa Ie Mameh Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terancam ambruk ke dasar sungai. Pasalnya, jembatan yang dibangun belasan tahun itu sudah rusak termakan usia.

Informasi yang dihimpun dari warga setempat, Kamis (11/5/2017), jembatan tersebut telah memiliki tanda-tanda kerusakan sejak dulu. Namun, sejak pertama kali dibangun hingga saat ini, jembatan dimaksud tidak direnovasi sedikitpun.

Setiap kali musim hujan yang mengakibatkan banjir luapan, jembatan tersebut kerap menjadi sasaran hantaman material banjir yang terbawa arus seperti kayu-kayu besar, ranting bambu dan sejenis lainnya.

Jembatan Beton di Desa Ie Mameh, Kecamatan Kuala Batee, Abdya Terancam Ambruk. [Foto : Rizal]

“Banyak warga yang melintas dijembatan ini termasuk kendaraan, walaupun lantainya sudah terlihat patah namun dengan beratnya beban yang menaiki jembatan itu, maka akan memperburuk kondisi jembatan karena sudah mulai rapuh,” kata Darmi salah satu warga yang sedang melintas dilokasi itu.

Bersama dengan warga lainnya, Darmi berharap, pemerintah setempat segera menanggulangi kerusakan jembatan yang telah berusia belasan tahun dimaksud. “Semua aktifitas masyarakat pasti akan melewati jembatan ini, seperti hendak ke pusat kabupaten, pusat perbelanjaan, kawasan perkebunan dan lainnya,”ujarnya singkat.

Camat Kuala Batee, Yusan Sulaidi yang dihubungi wartawan membenarkan tentang situasi terkini jembatan tersebut. Pihaknya dengan unsur Muspika Kuala Batee dan aparatur desa setempat telah beberapa kali turun ke lapangan untuk mengamati kondisi fisik jembatan.

“Surat telah kami layangkan dan langsung mendapat respon positif dari bupati, mengingat jembatan itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Bupati juga telah memerintahkan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) guna mengalokasikan dana dalam APBK 2017 ini,”singkatnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Afrida Surya mengatakan, kalau pihaknya telah melayangkan surat permohonan kepada Ketua TAPK Abdya untuk rehap jembatan tersebut. Dimana, surat itu dibuat menindaklanjuti surat Camat Kuala Batee nomor 410/37/2017 tanggal 26 Januari 2017 tentang permohonan rehap jembatan.

“Usulan telah kami buat dan kami tujukan kepada TAPK, namun alokasi dananya belum tersedia. Ditambah lagi usulan yang diajukan dari kecamatan juga sedikit terlambat. Yang jelas akan diupayakan, kalau juga tidak terealisasi tahun ini, akan usahakan dalam tahun anggaran 2018 mendatang,” demikian singkatnya. (Rizal)

To Top