Ekonomi

Sawit Komoditas Strategis Indonesia

ACEHTERKINI.COM | Dewan Pengawas Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit Rusman Heriawan mengemukakan, kelapa sawit merupakan komoditas stategis yang banyak menyumbang terhadap ekonomi Indonesia. Peranan ekspor sawit terhadap total ekspor mencapai 12-14 persen.

Hal itu dikemukakan Rusman dalam sharing session workshop media ‘Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, Sawit Indonesia, dan Perkembangannya’, di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Selasa (25/4/2017) malam.

Komoditi Sawit Indonesia 

Rusman menjelaskan, ekspor produk sawit Indonesia mengalami peningkatan. Pada 2015, tercatat US$17,60 miliar. Angka itu naik pada 2016, yaitu menjadi US$17,73 miliar.

Adapun volume ekspor produk sawit juga mengalami peningkatan. Pada 2015, total volume ekspor produk sawit mencapai 26,39 juta ton. Kemudian pada 2016, total volume ekspor produk sawit naik menjadi 28,26 juta ton.

“Sawit selalu jadi sorotan. Yang diangkat di Eropa hal-hal buruk soal sawit. Di Indonesia selalu diangkat keburukan dibanding kebaikan sawit. Padahal, sawit secara ekonomi banyak menyumbang terhadap perekonomian Indonesia,” ujar Rusman.

Jika melihat kebutuhan minyak dunia, menurut Rusman, sawit sudah on the track untuk membantu kekurangan vegetable oil. Pada tahun 2050, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperkirakan akan ada 9,6 miliar manusia di dunia. Pada saat itu diperkirakan kebutuhan akan vegetable oil mencapai 200 juta ton.

Saat ini, Rusman mengungkapkan, industri sawit banyak mendapat tantangan dari dalam negeri dan masyarakat dunia. Di dalam negeri misalnya, masalah moratorium pembukaan lahan baru, kenaikan biaya produksi, kampanye negatif menjadi tantangan industri kelapa sawit.

Sumber : Viva News

To Top