Sosial

Raih Akreditasi Paripurna, RSU Meuraxa Gelar Syukuran

ACEHTERKINI.COM | Setelah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa berhasil meraih Akreditasi Paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS),  pihak rumah sakit menggelar acara syukuran, Rabu (12/4/2017).

Acara syukuran ini, selain dihadiri para tenaga medis dan pegawai Rumah Sakit, juga dihadiri langsung Wakil Walikota Banda Aceh, Drs H Zainal Arifin, Ketua DPRK Arif Fadillah, Asisten I Bachtiar S Sos dan sejumlah Kepala SKPD jajaran Pemko Banda Aceh.

Wakil Walikota Banda Aceh Menyerahkan sertifikat Akreditasi Paripurna kepada RSUD Meuraxa

Direktur Pelayanan RS Meraxa, dr Emiralda M Kes, akreditasi RS Meraxa versi 2012 adalah sebuah pengakuan yang diberikan Kemenkes setelah dilakukan penilaian oleh lembaga independen yakni Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Kata Emiralda, cukup banyak hal yang dinilai oleh KARS dimana penilaian dilakukan beberapa bulan yang lalu, beberapa diantaranya adalah Manajemen, Fasilitas Pelayan dan Dokumen-dokumen sesuai standar pelayanan akreditasi Rumah Sakit.

“Kita telah menyiapkan ini selama dua tahun, yang dimulai pada Maret 2015 yaitu penandatanganan komitmen bersama, sosialisasi internal hingga melakukan bimbingan-bimbingan,” ungkap Emiralda.

Menurutnya, akreditasi ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan dan menjawab tantangan Masyarakat Ekonomi Asean.

Wakil Walikota Banda Aceh Drs H Zainal Arifin usai menyerahkan sertifikat Akreditasi Paripurna dan Penghargaan Role Model Pelayanan Publik dari Kemenpa RB menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras bersama.

Wakil Walikota Banda Aceh berharap, RSU Meraxa harus mampu menjadi lembaga dakwah, terutama dakwah dibidang pelayanan kesehatan yang bernilai Islami.

“Sebagai Kota yang menerapkan syariat Islam, kita ingin RS Meuraxa dapat menjadi teladan dalam memberikan pelayanan yang berbasis syariah, dimana dalam praktek pelaksanaannya tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik pasien saja, tapi sekaligus melayani dan menjaga kebutuhan religius dan spiritual para pasien dan keluarganya,” tutup zainal Arifin. [Edi]

To Top