Sosial

Pasca Banjir Bandang, Jumlah Rumah Rusak dan Pengungsi Bertambah

ACEHTERKINI.COM | Banjir bandang yang telah memporak-porandakan tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara mengakibat ratusan rumah dan ribuan warga mengungsi.

Data terkini dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) setelah turun langsung ke lokasi, Jum’at (14/4/2017) menyebutkan jumlah rumah rusak berat dan ringan mencapai 507 unit.

Rinciannya rumah rusak berat sebanyak 171 unit dan rusak ringan 336 unit. Kemudian jumlah pengungsi yang berada di enam titik pengungsian sudah mencapai 3.501 jiwa atau sebanyak 812 Kepala Keluarga.

Berita Terkait :
Banjir Bandang Aceh Tenggara, 2476 Jiwa Mengungsi, 2 Meninggal, Ratusan Rumah Rusak

Mereka mengungsi di Pasar Lawe Sigala, Gereja HKI, DPU Polsek Lawe Sigala, DPU Lawe Sigala II, DPU Lawe Tua Gabungan dan DPU Suka Makmur.

Kepala BPBA, Yusmadi bersama Tim BPBD Aceh Tenggara Meninjau Lokasi Banjir Bandang, Jum’at (14/4/2017)

BPBA juga mencatat dua unit gereja rusak akibat banjir bandang. Kemudian satu masjid, satu kantor desa, dua sekolah, sarana air bersih sepanjang 3,5 kilometer, satu jembatan dan jalan mengalami kerusakan yang cukup parah.

Saat ini BNPB dan BPBA sudah menyalurkan bantuan logistik kepada pengungsi berupa mobil tangka air, mobil logistik, selimut, kids ware, sandang, kain sarung, tenda gulung, family kids, tikar, makanan, lauk pauk, beras, air mineral, mie instan, minyak makan, sarde, telur, saus botol, kecap dan gula.

Kepala BPBA Aceh, Ir. Yusmadi melakukan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, Jum’at (14/4/2017) untuk penanganan banjir bandang. Saat ini tim BPBD Aceh Tenggara masih memerlukan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan material lumpur, batu dan kayu yang menimbun rumah dan badan jalan. [Firman]

To Top