Sosial

MK Kangkangi Kekhususan Aceh

ACEHTERKINI.COM | Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan Calon Gubernur Aceh, Muzakir Manaf dinilai telah mengangkangi kekhususan Aceh yang telah diakui oleh UUD 1945 Pasal 18b.

Juru Bicara Partai Aceh, Suadi Sulaiman

Demikian disampaikan Juru Bicara Partai Aceh, Suadi Sulaiman kepada acehterkini, Selasa (4/4/2017).

Suadi Sulaiman menuturkan Partai Aceh sangat menyesalkan sikap MK dalam mengambil putusannya terhadap gugatan Calon Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.

Baca Juga : Gugatan Mualem Ditolak MK

“MK yang merupakan lembaga pengawal konstitusi Republik Indonesia telah melanggar konstitusi,” ujar Suadi Sulaiman.

Menurutnya kekhususan Aceh sebagaimana diatur dalam Undang Undang Dasar 1945 Pasal 18b ini  telah didelegasikan dalam Undang Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, begitu juga dengan tata pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh sebagaimana diatur dalam Bab X Bagian Pertama sampai Bagian Kelima Pasal 65-74.

Seiring dengan pembangkangan UUPA itu, maka kata Suadi Sulaiman, Pemerintah Pusat melalui MK telah menghancurkan proses perdamaian Aceh yang telah berlangsung sebelas tahun yang lalu. Langkah ini bisa melahirkan potensi konflik baru di Aceh. [Edi]

To Top