Layanan Publik

Mati Lampu, Pelaksanaan UN SMK Tambah Waktu

ACEHTERKINI.COM | Pemadaman listrik sering sekali terjadi di Provinsi Aceh. Pelayanan publik sektor kelistrikan ini menjadi sorotan kekecewaan banyak pihak, tak terkecuali dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK di Banda Aceh yang serentak dilaksanakan secara nasional, Senin (3/4/2017). Karena mati lampu, Ujian Nasional SMK tadi akhirnya ditambah waktu.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Laisani mengatakan, tadi dalam pelaksanaan UN SMK hari pertama di Banda Aceh memang ada mati lampu sekitar 10 menit lebih kurang.

“Memang listrik sempat padam sekitar 10 menit, maka solusinya kita tambah waktu 10 menit, secara keseluruhan belum ada kendala lain,” kata Laisani kepada acehterkini tadi.

Sekda Aceh dan Kepala Dinas Pendidikan Meninjau Pelaksanaan Ujian Nasional SMK di Banda Aceh — [Foto Istimewa]

Sebelumnya Laisani mengatakan, sekolah sudah menyediakan genset untuk mengantisipasi pemadaman listrik saat pelaksanaan Ujian Nasional (UN).

“Kita sudah mengintruksikan kepada sekolah-sekolah agar bisa menyediakan genset, dan kita juga sudah koordinasi dengan PLN Aceh agar tidak ada pemadaman saat pelaksanaan UN nanti,” ujar Laisani.

Informasi yang diterima media ini, pemadaman yang terjadi sejak Aleuhat, 2 April 2017 karena ada beberapa pembangkit sedang dalam pemeliharaan.

Sebelumnya Kepala Humas PT. PLN Wilayah Aceh, Bahrul Halid mengatakan, PLN sudah siap menjaga sistem selama pelaksanaan Ujian Nasional sampai selesai. “Semoga tidak ada masalah dengan pembangkit listrik,” kata Bahrul.

Laisani menambahkan ada 187 SMK di Aceh yang melaksanakan UN selama empat hari (Senin – Kamis) nanti, yaitu 133 SMK melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan 54 SMK melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

Jumlah peserta yang mengikuti UN SMK di Aceh sebanyak 13.231 siswa, rinciannya 11.546 siswa mengikuti UNBK dan 1.685 siswa mengikuti Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). [Firman]

To Top