Layanan Publik

Komputer Minim, Listrik dan Internet jadi Kendala UNBK di Aceh

ACEHTERKINI.COM | Ketersedian komputer, listrik dan internet di sekolah SMA sederajat di Provinsi Aceh masih menjadi kendala dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Laisani, Senin (10/4/2017).

Saat mendampingi Gubernur Aceh meninjau pelaksanaan Ujian Nasinal di SMAN 3 Banda Aceh, Laisani mengatakan masih ada sekolah yang menggunakan metode Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP).

“Ini karena kendala listrik dan telkomsel selaku penyedia internet,” kata dia.

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah Meninjau Pelaksanaan Ujian Nasional di SMUN 3 Banda Aceh

Ada tiga alasan mengapa saat ini masih ada sekolah yang menyelenggarakan UNPK di Aceh, kata Laisani karena sinyal internet, ketersediaan arus listrik dan kesiapan sekolah. Namun secara umum semua siswa telah siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Laisani juga mengakui jumlah komputer yang digunakan untuk UNBK belum mencukupi, namun dengan sistem bergilir yang diterapkan seluruh siswa dapat mengikuti UNBK.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Aceh mengatakan dalam pelaksanaan UNBK tingkat SMK lalu ada sekolah yang meminjamkan komputer siswa dan masyarakat setempat.

Baca Juga : Pelaksanaan UNBK Tingkat SMK di Aceh Dipastikan Lancar

“Belum mencukupi, maka kita buat bergiliran, minggu lalu SMK yang melaksanakan UNBK dan sekarang SMU. Dengan sistem ini maka kekurangan komputer di sejumlah SMU akan teratasi dengan bantuan komputer-komputer dari SMK. Ujiannya juga kita selenggarakan secara bergilir, jadi secara umum tidak ada kendala kekurangan perangkat komputer,” tegas Laisani.

Kepala Pendidikan Aceh itu berjanji pada tahun 2018 seluruh sekolah di Aceh akan siap menghadapi UNBK.

“Insya Allah, tahun 2018 SMA siap menggelar UNBK,” kata dia.

Hari pertama Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh, Kobar GB, Kesbangpolinmas meninjau pelaksanaan UN di SMUN 3, MAN Model Banda Aceh, MAN Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa dan SMUN 1 Darul Imarah Aceh Besar. [Edi]

To Top