Politik

“Kalau DPRA Tidak Gelar Paripurna, KIP Aceh yang ke Jakarta”

ACEHTERKINI.COM | Jika Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) tidak menggelar Paripurna Istimewa untuk mengumumkan hasil penetapan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih, maka Komisioner KIP Aceh yang akan menyampaikan sendiri hasil Pilkada Aceh 2017 ke Menteri Dalam Negeri untuk disampaikan ke Presiden RI.

Demikian dikatakan Komisioner KIP Aceh yang membidangi hukum dan pengawasan, Junaidi Ahmad menjawab acehterkini, di Hotel Hermes Palace, Jum’at (7/4/2017).

Komisioner KIP Aceh Bidang Hukum dan Pengawasan, Junaidi Ahmad. [Foto : Haba Daily]

Rapat paripurna istimewa itu bukan pelantikan pasangan gubernur terpilih, tetapi hanya rapat pengumuman dari hasil penetapan oleh KIP Aceh.

Surat Keputusan KIP Aceh Nomor 15/Kpts/KIP Aceh/Tahun 2017 Tentang Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Terpilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Tahun 2017 sudah diserahkan kepada DPRA melalui Wakil Ketua DPR Aceh, Sulaiman Abda dalam Rapat Pleno di Hermes Palace Hotel, Jum’at (7/4/2017).

Berita acara dan risalah dari hasil Paripurna Istimewa DPR Aceh ini nanti akan menjadi salah satu lampiran dalam proses penerbitan keputusan pengesahan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.

Junaidi menambahkan dalam waktu lima hari setelah Pleno Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih, DPR Aceh mesti membuat Rapat Paripurna Istimewa untuk disampaikan ke Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri.

“Itu ada Surat Edaran dari Mendagri, kalau DPR Aceh tidak menggelar Paripurna Istimewa maka KIP Aceh sendiri yang akan ke Mendagri,” kata Junaidi Ahmad.

Sebagaimana diketahui, Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf – Nova Iriansyah mendapat 898.710 suara sah pada Pilkada Aceh 2017.  Pasangan Calon ini didukung oleh Partai Nasional Aceh, PDA, Partai Demokrat, PDIP dan PKB.

Sedangkan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf – TA. Khalid hanya memperoleh 766.427 suara sah. Muzakir Manaf dan TA. Khalid didukung oleh Partai Aceh yang mendominasi kursi di DPR Aceh, PKS, PBB dan Partai Gerindra. [Firman]

To Top