Nasional

Guru Diminta Tidak “Bantu” Siswa Jawab Soal Ujian Nasional

ACEHTERKINI.COM | Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengimbau para guru dan kepala sekolah agar tidak “membantu” siswa-siswi SMA/SMK yang akan menghadapi ujian nasional mulai Senin (3/4) dengan membocorkan soal.

“Saya imbau untuk para guru, para kepala sekolah jangan merasa tidak tega kalau tidak membantu muridnya. Karena dengan cara itu, telah mencederai mental anak didik,” kata Muhadjir dikutip antaranews, Aleuhat (2/4/2017).

Dia menjelaskan guru dan kepala sekolah sama saja menyetujui dan membolehkan praktik kecurangan dalam ujian apabila membocorkan soal pada siswanya.

Menteri Pendidikand dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy

Muhadjir menyampaikan agar guru bisa membiarkan murid-murid berjuang dalam ujian nasional dengan kemampuannya sendiri tanpa kecurangan.

Sekalipun ada murid yang gagal dalam ujian, lanjut dia, biarkan itu menjadi pembelajaran pada anak didik bahwa bekerja keras merupakan kunci dalam meraih kesuksesan.

“Kalau gagal, biar dia berpikir bahwa tidak ada pilihan lain selain bekerja lebih keras, tidak ada yang menolong dan harus bisa mengerjakan sendiri,” kata Muhadjir.

Dia berharap tidak adanya laporan kecurangan pada USBN akan berlanjut pada ujian nasional yang akan berlangsung mulai Senin (3/4/2017) hingga Rabu (5/4/2017) untuk tingkat SMA/SMK dan sederajat.

Sebelumnya dilaporkan terjadi kecurangan berupa bocoran soal yang dilakukan oleh guru sekolahnya sendiri pada USBN.

Metode pembuatan soal untuk USBN memang memberikan sebagian kewenangan pada guru-guru sekolah dalam membuat soal di samping pemerintah pusat juga menitipkan soal-soal yang sudah dirancang dari Kemendikbud.

To Top