Hukum

Gugatan Mualem Ditolak oleh MK

ACEHTERKINI.COM | Sengketa Pilkada Aceh 2017 yang diajukan Pasangan Muzakir Manaf alias Mualem – TA. Khalid akhirnya tidak diterima oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Informasi yang diterima acehterkini, Putusan penolakan gugatan sengketa ini dibacakan Selasa, (4/4/2017) pukul 09.00 wib di Ruang Sidang Panel II Lantai 2 Mahkamah Konstitusi. Perkara sengketa yang diajukan Mualem ke MK bernomor 31/PHP.GUB-XV/2017.

Sidang di Mahkamah Konstitusi [Foto Ilustrasi]

Selain gugatan yang diajukan Mualem, hari ini Selasa, MK juga menolak sengketa Pilkada Kota Langsa, Aceh Utara dan Kabupaten Nagan Raya.

Sebelumnya melalui kuasa hukumnya Teuku Kamaruzzaman, S.H., H. Mukhlis Mukhtar, S.H., Kamaruddin, S.H,, dan Fadjri, S.H meminta MK membatalkan Keputusan Komisi Independen Pemilihan Aceh Nomor 14/kpts/KIP Aceh/Tahun 2017 Tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Tahun 2017, tanggal 25 Februari 2017 Junto Berita Acara Nomor 30/BA-KIP Aceh/ll/2017, Tentang
Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara di Tingkat Provinsi dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Tahun 2017.

Muzakir Manaf alias Mualem

Dalam permohonan ke MK itu, kuasa hukum Muzakir Manaf – TA. Khalid menyampaikan 16 pelanggaran yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif.

Menurutnya pelanggaran itu telah menguntungkan Pasangan Calon Gubernur Aceh Nomor Urut 6, Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah.

Putusan yang menyatakan gugatan Muzakir Manaf – TA. Khalid tidak diterima ini disampaikan Hakim Ketua, Arief Hidayat dan Anwar Usman, I Dewa Gede Palguna, Manahan MP Sitompul, Aswanto, Wahduddin Adams, Maria Firdha Indrati, dan Suhartoyo yang masing-masing sebagai Hakim Anggota.

Hakim MK mengabulkan eksepsi termohon (Irwandi Yusuf – Nova Iriansyah) dan menyatakan permohonan pemohon (Muzakir Manaf – TA. Khalid) tidak diterima. [Firman]

To Top