Ekonomi

GMA: Kejati Aceh Lambat Usut Dana Kombatan GAM

ACEHTERKINI.COM | Gerakan Mahasiswa Aceh (GMA) menilai kinerja Kejaksaan Tinggi Aceh sangat lambat mengusut dugaan adanya kasus terkait alokasi dana APBA untuk mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebesar Rp650 miliar.

GMA: Kejati Aceh Lambat Usut Dana Kombatan GAM
Presiden GMA, Teungku Fian Muda

Penilaian terhadap kinerja Kejaksaan Tinggi Aceh ini disampaikan Presiden GMA, Teungku Fian Muda dalam keterangan tertulisnya diterima acehterkini, Sabtu (15/4/2017).

Teungku Fian Muda menyebutkan, penyelesaian kasus dugaan penyelewengan dana mantan kombatan Rp 650 miliar terkesan lamban. Padahal kasus tersebut sudah jauh-jauh hari dilaporkan oleh LSM GeRAK Aceh.

Dalam pelaporan tersebut pihak GeRAK Aceh juga sudah memberikan bukti kuat penyelewengan oleh beberapa oknum, diantaranya yaitu hasil audit inspektorat Aceh tahun 2013.

Berita Terkait :
Muncul Dalam Diskusi, Gubernur Aceh Bantu KPA Rp860 Miliar
Gerakan Mahasiswa Aceh : Jangan Lupakan Kasus Rp650 Miliar itu
MPD Desak Kajati Usut Dana Kesejahteraan Kombatan GAM
Dana untuk GAM Rp650 Miliar, Kejati Aceh Wajib Menindaklanjuti

“Kami sangat kecewa dengan kerja Kejati Aceh terkait Kasus Dana eks Kombatan Rp 650 M. Kejati Aceh dalam hal ini sama sekali tidak berpihak kepada rakyat. Kami menilai Kejati Aceh takut untuk mengusut kasus tersebut, jika mereka tidak takut seharusnya sudah ada hasil,” katanya.

Kemudian, Teungku Fian Muda menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus mengawal proses pengusutan kasus tersebut. Hal ini diyakini akan memberi efek jera terhadap siapapun yang berani mencabuli hak-hak masyarakat Aceh.

“Pada dasarnya tugas masyarakat adalah mengawal, agar siapapun yang terlibat segera dihukum.  Masyarakat Aceh sudah sangat jera dengan kondisi ekonomi Aceh sekarang,” ujar Teungku Fian Muda.

“Kita paham pengusutan suatu kasus membutuhkan waktu yang relatif lama, namun terkait dengan kasus ini tidak perlu waktu lama,” katanya lagi. [Red]

To Top