Hukum

DKPP Berhentikan Anggota KIP Aceh Tenggara

ACEHTERKINI.COM | Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu merehabilitasi nama baik Ahmad Zailani selaku Anggota KIP Kabupaten Aceh Tenggara sekaligus memberhentikan secara hormat.
Hal tersebut disampaikan dalam sidang dengan agenda pembacaan Putusan, pada Kamis (6/4/2017) pada pukul 14.00 WIB.

Selaku ketua majelis Jimly Asshiddiqie, dan Saut H Sirait, Anna Erliyana, Ida Budhiati, Endang Wihdatiningtyas, Valina Singka Subekti, masing-masing sebagai anggota. Sidang  bertempat di ruang Sidang DKPP, Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Ahmad Zailani selaku Anggota KIP Kabupaten Aceh Tenggara diadukan oleh Safri Desky, anggota Panwaslih Kabupaten Aceh Tenggara yang juga  peserta seleksi KIP Aceh Tenggara.

Ahmad Zailani, Anggota KIP Aceh Tenggara [Foto : DKPP RI]

Dilansir laman DKPP, Jum’at (7/4/2017), Safri Desky mendalilkan bahwa Ahmad Zailani diduga tidak kunjung mengundurkan diri dari jabatannya selaku Anggota KIP Kabupaten Aceh Tenggara. Padahal yang bersangkutan sudah menjadi CPNS di Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tenggara dan telah menyatakan akan mengundurkan diri setelah menerima SK CPNS di hadapan forum Rapat Dengar Pendapat dengan DPRK Aceh Tenggara.

Dalam pertimbangan putusan yang dibacakan Anna Erliyana, sikap dan tindakan Ahmad Zailani yang mengundurkan diri sebagai Anggota KIP Kabupaten Aceh Tenggara setelah menerima SK CPNS pada tanggal 21 Februari 2017 merupakan sikap dan tindakan yang telah sesuai dengan Ketentuan Pasal 11 A dan Pasal 14 Ayat (1) serta Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 Tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil, serta Surat Ketua KPU Nomor 344/15/IV/2005 tanggal 19 April 2005 Tentang larangan CPNS sebagai anggota KPU.

“Keputusan Ahmad Zailani untuk menuntaskan tugas-tugas yang diemban sebagai Anggota KIP Aceh Tenggara merupakan pengambilan keputusan yang patut dihargai, sebab pada saat yang bersamaan, tahapan Pilkada sedang berjalan. Ia bertanggung jawab sebagai divisi teknis penyelenggara memilih tetap menjadi Anggota KIP Kabupaten Aceh Tenggara demi suksesnya pelaksanaan Pilkada Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2017,” kata Anna.

Dia menambahkan, pertimbangan waktu untuk menyatakan mundur dari keanggotaan KIP pada Tanggal 21 Februari 2017 setelah tahapan Pilkada sukses dilaksanakan menunjukkan sikap dan tanggung jawab yang mengedepankan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi.

Sikap Ahmad Zailani juga tidak menerima honorarium sejak SK CPNS keluar hingga pengunduran diri  sebagai Anggota KIP Kabupaten Aceh Tenggara tanggal 21 Februari 2017.

“DKPP mengapresiasi sikap dan tindakan yang bersangkutan demi suksesnya pelaksanaan Pilkada Kabupaten Aceh Tenggara tahun 2017,” pungkas Anna Erliyana. [Red]

To Top