Layanan Publik

Terkait Pasar Modern Subulussalam, Pemerintah Bilang Sebelum Puasa Harus Siap

ACEHTERKINI.COM | Menanggapi sorotan LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Subulussalam terkait kondisi pasar modern yang masih dikerjakan oleh rekanan setelah masa kontrak selesai, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan, Koperasi (Disperindagtamkop) dan UKM Kota Subulussalam, Asrul mengatakan pembangunan pasar itu masih tahap pengerjaannya.

Asrul menjelaskan pasar modern Subulussalam sekarang sedang dibangun dan belum selesai. Selain masih tahap pengerjaan, pasar itu memiliki masa pemeliharaan selama enam bulan.

Pembangunan Pasar Modern di Kota Subulussalam 

“Itu kan belum selesai, nanti yang bocor akan kita perbaiki, masa pemeliharaan enam bulan itu. Untuk apa juga dana 5 persen biaya pemeliharaan kalau tidak kita gunakan,” ujar Asrul.

Ia menyebut pihaknya memburu pekerjaan itu agar cepat selesai karena ada instruksi dari Walikota Subulussalam bahwa kios tersebut akan dibagikan kepada pedagang sebelum bulan Ramadhan 1438H.

Sebelumnya Sekretaris LSM LIRA Kota Subulussalam, Satria Tumangger mengatakan, pasar modern Kota Subulussalam itu akan menjadi pasar tradisional percontohan yang diagung-agungkan oleh Pemerintah Kota Subulussalam.

Baca Juga : LSM Lira Sesalkan Kondisi Fisik Pasar Modern Subulussalam

“Sampat saat ini pasar itu belum difungsikan, lantaran kondisi fisikinya sudah rusak dan sudah mulai bocor,” kata Satria, Selasa (21/3/2017).

Menurut Satria pembangunan pasar modern itu harus sudah rampung pada 20 November 2016 lalu sesuai kontrak kerja, tapi kenyataannya para pekerja sampai saat ini masih melakukan pemasangan keramik, artinya belum siap 100 persen. Pembangunan pasar modern Kota Subulussalam itu menghabiskan dana sekitar Rp16 miliar dari APBN 2016. [Mag 010]

To Top