Layanan Publik

SOTK Berubah, Dinas yang Membidangi Pariwisata di Abdya Hilang

ACEHTERKINI.COM | Setelah terjadinya perubahan susunan organisasi dan tata kerja (SOTK) perangkat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada awal Januari 2017 lalu, perkembangan sektor pariwisata di kabupaten setempat terancam diabaikan.

Pasalnya, bidang pariwisata yang sebelumnya melekat pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) dihilangkan menjadi Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora). Hingga saat ini belum diketahui instansi mana yang akan mengelola objek wisata di Abdya tersebut.

Di Abdya terdapat sejumlah objek wisata yang memiliki potensi yang kemungkinan besar menjadi sektor andalan sumber pendapatan bagi daerah setempat. Objek wisata tersebut seperti, pemandian alam Kreung Baru, Pasie Ujong Tanoh dan Pasie Suak Beurumbang di Kecamatan Lembah Sabil.

Pantai Wisata Ujung Manggen SUdah Tidak Terawat

Kemudian, Pantai Ujong Manggeng, Pantai Lhok Pawoh dan Kuala Manggeng di Kecamatan Manggeng. Pantai Wisata Aron Tumpang dan Air Terjun Alue Kareng di Kecamatan Tangan-Tangan. Irigasi Mata Ie dan pemandian Krueng Beukah di Kecamatan Blangpidie. Juga Pasir Ujung Keutapang, Pusong, Pulau Gosong dan Taman Laut Ujung Serangga di Kecamatan Susoh.

Pemandian alam Pucok Kreung di Alue Seulaseh Kecamatan Jeumpa. Pantai Wisata Lama Tuha, Situs Kerajaan Kuala Batee, Taman Laut Lama Tuha, pemandian air terjun Panton Cut dan Pantai Lama Muda di Kecamatan Kuala Batee, juga terdapat pemandian alam Krueng Babahrot, Kecamatan Babahrot.

“Hampir seluruh wilayah di Abdya terdapat objek wisata yang masih alami, sayangnya, banyak warga Abdya lebih cenderung mengisi waktu liburan ke daerah lain. Hal itu dikarenakan kondisi objek wisata Abdya sudah kurang diminati lantaran tidak terawat dengan baik,” papar Alimuddin salah satu pedagang di Pantai Ujong Manggeng.

Sementara itu, Kepala Disbudpora Abdya, Edwar Taufik yang ditemuai wartawan Kamis. (23/3/2017) mengaku belum bisa terlalu jauh mencampuri masalah pariwisata di Abdya. Meskipun dulunya pariwisata berada di bawah naungan Disbudpora Abdya.

“Dengan telah berubahnya SOTK baru, maka sejak tahun 2017 ini kami tidak lagi memiliki tugas dan fungsi untuk pariwisata. Dimana, sebelumnya instasi ini bernama Disbudparpora. Kemudian bidang pariwisata hilang, maka tinggal Disbudpora saja,” tuturnya.

Meskipun demimkian, tambah Taufik, pihaknya juga telah mengajukan telaah staf ke Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya guna meminta petunjuk terkait bagaimana teknis pengelolaan objek wisata kedepan. Paling tidak pihaknya dapat melakukan penataan dan pengelolaan objek wisata dengan memperhatikan kelestarian lingkungan dan adat istiadat di Abdya. (RiZal)

To Top