Hukum

PT Azizi Tour Diduga Tipu 117 Calon Jamaah Umrah Abdya

ACEHTERKINI.COM | PT Azizi Tour dan Travel diduga telah menipu 117 orang calon jamaah umroh asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) hingga mereka tidak jadi berangkat ke Tanah Suci, Makkah.

Calon jamaah umrah tersebut menuntut PT Azizi Tour & Travel yang beralamat di Jalan Sutomo Ujung Nomor 102 B Durian, Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara melalui kuasa hukum Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Abdya.

Baca Juga : Hanya Dua Travel Umrah Resmi di Aceh Tercatat di Kementerian Agama

Pertemuan yang berlangsung di Aula Khana Pakat Guest House, Blangpidie Rabu (22/3/2017) lalu itu, dihadiri Ketua YARA Perwakilan Abdya, Miswar SH, didampingi sejumlah advokat YARA, Erisman SH, Riski Darmawan SH, Zulkifli SH dan sejumlah para calon jamaah umroh yang gagal berangkat.

Dalam pertemuan itu, para calon jamaah umrah mengakui, telah menyelesaikan proses pembayaran sebesar Rp 17,5 juta perorang, sebagai biaya mengikuti pelaksanaan ibadah umroh melalui jasa PT Azizi Tour & Travel. Sejak Februari 2016 lalu. Para calon jamaah, dijanjikan pihak perusahaan dimaksud akan berangkat pada November 2016 lalu, akan tetapi sampai saat ini mereka juga belum berangkat.

Hingga November mereka juga belum berangkat, maka pihak perusahaan membuat jadwal keberangkatan baru pada tanggal 15 Januari s.d 15 Februari 2017. “Buktinya sampai detik ini mereka juga belum berangkat,” kata Ketua YARA Perwakilan Abdya Miswar SH saat dihubungi via phonselnya, Kamis (23/3).

Baca Juga : Inilah Travel Umrah Berizin Resmi Kemenag di Aceh

Dikatakan Miswar, para calon jamaah sudah hilang kontak dengan PT Azizi Tour tersebut, untuk menghubungi pihak perusahaan sudah tidak bisa lagi. Baik nomor telpon, phonsel dan lainnyayang berhubungan dengan perusahaan juga tidak bisa tersambung. Dari itu, para calon jamaah, mengambil kesimpulan sudah ditipu PT Azizi Tour & Travel, hingga melayangkan tuntutan kepada perusahaan tersebut.

“Kita dipercakan sebagai kuasa hukum oleh para calon jamaah umroh Abdya, untuk menuntut pihak perusahaan yang telah mencoba mengelabui mereka,”tuturnya.

Langkah awal dalam penanganan permasalahan tersebut, Miswar selaku kuasa hukum akan menyurati PT Azizi Tour & Travel, Kementerian Agama, Kementerian Luar Negeri, dan pihak-pihak terkait lainnya dalam penyelesaian masalah ini.

“Jika langkah awal tidak diindahkan oleh pihak perusahaan, maka kami juga akan mengambil langkah hukum, dengan membuat pelaporan pidana penipuan dan pidana pencucian uang, serta penggelapan paspor,” ujar Miswar singkat.

Menanggapi masalah ini direksi perusahaan PT. Azizi Tour and Travel belum bisa dikonfirmasi. Pasalnya tidak ada alamat yang jelas untuk dihubungi. Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih menunggu klarifikasi dari perusahaan tersebut. (Rizal)

To Top