Politik

PSI: Semua Partai Politik Wajib Diverifikasi

ACEHTERKINI.COM | Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengatakan, semua Partai Politik yang ikut Pemilu 2019 wajib diverifikasi. Apalagi sudah ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada tahun 2012.

Dikutip situs jaringan JPNN, Jum’at (31/3/2017), Grace menjelaskan PSI tunduk kepada keputusan MK, karena keputusan itu final dan mengikat.

Menurut Grace, ketentuan itu tepat. Sebab, dalam waktu lima tahun, bisa saja terjadi perubahan sehingga semua partai perlu diverifikasi ulang.

Ketua Umum PSI, Grace Natalie

Secara terpisah, peneliti Perludem Fadli Ramadhanil menyatakan, pihaknya akan melihat secara utuh prasyarat peserta pemilu, khususnya bagi partai yang tidak mengikuti verifikasi.

Jika benar-benar tanpa syarat apa pun, itu menjadi persoalan.

’’Sebab, syaratnya menjadi unfair bagi peserta pemilu baru,’’ tuturnya. Apalagi, ada putusan MK yang secara tegas mewajibkan semua partai mengikuti verifikasi.

KPU sendiri sudah melakukan sejumlah persiapan guna menghadapi tahap verifikasi partai peserta pemilu. Salah satu upaya yang ditempuh ialah menciptakan sistem informasi partai politik (sipol).
Selain pendaftaran manual, nanti partai wajib meng-upload pendaftaran secara online sehingga terbuka akses bagi masyarakat. Hal itu dilakukan sebagai upaya transparansi terhadap publik.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan partai politik yang lama tidak perlu dilakukan verifikasi.

Menurut Mendagri, partai lama sudah melakukan verifikasi serupa pada pemilu sebelumnya. Hal itu berbeda dengan partai baru yang memang belum pernah menjalani verifikasi sehingga harus diverifikasi.

’’Yang partai baru sudah ada aturannya. Persyaratannya diatur,’’ imbuhnya. Meski demikian, prosedur itu merupakan kesepakatan sementara di pansus.

Dalam perkembangannya, bisa saja terjadi perubahan, baik saat di Panja maupun dalam paripurna.
Jika benar norma tersebut disahkan, ada 12 partai yang akan melenggang langsung menjadi kontestan pemilu.

Yakni, PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, PKB, Nasdem, Hanura, PPP, PBB, dan PKPI.

Partai yang lain harus mengikuti verifikasi jika ikut dalam Pemilu 2019.

To Top