Sosial

Proxy War itu adalah Perang Tanpa Bentuk

ACEHTERKINI.COM | Dalam sejarah perjuangan mencapai kemerdekaan bangsa Indonesia telah mengalami berbagai perang seiring berkembangnya proses dinamika politik, sosial, hukum, ekonomi dan budaya.

Dulu, jika perang konvensional mengandalkan mesin dan teknologi perang serta membutuhkan biaya besar. Maka di jaman modern saat ini muncul konsep perang baru yaitu Proxy War.

Demikian disampaikan Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Inf Eka ktavian Wahyu Cahyono melalui Kapten Inf Jailani dihadapan ratusan anggota FKPPI dan PPM di Aula Sapta Marga Makodim setempat, Rabu (08/3/2017).

Proxy War antara Komputer dan Peluru [Ilustrasi]

Menurut Jailani perang proxy atau proxy war adalah konfrontasi antar dua kekuatan besar dengan menggunakan pemain pengganti untuk menghindari konfrontasi secara langsung.

“Gencarnya perang proxy ini tidak dapat dikenali dengan jelas siapa kawan dan siapa lawan karena musuh mengendalikan non state actors dari jauh. Di Indonesia, proxy war telah berlangsung dalam berbagai bentuk,” ungkapnya.

“Melalui perang proxy, kita tidak dapat mengenali dengan jelas siapa kawan dan siapa lawan, karena musuh mengendalikan dari jauh,” jelasnya.

Hal ini menjadi perhatian serius pimpinan TNI, agar seluruh rakyat Indonesia bersatu menjaga keutuhan NKRI dan memahami bahwa cinta dan kepedulian terhadap kepentingan negara harus menjadi kepentingan tertinggi di atas segala-galanya. [Red]

To Top