Layanan Publik

Pelanggaran Meningkat, Polres Abdya Gelar Operasi Simpatik Rencong

ACEHTERKINI.COM | Angka pelanggaran tertib berlalulintas di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sepanjang tahun 2016 terhitung Januari sampai dengan Desember meningkat tajam. Data dari Sat Lantas Polres Abdya mencatat pelanggaran tertib lalulintas mencapai 1.16 kasus.

Hal itu berbeda dengan angka pelanggaran pada tahun 2015. Dimana, pengendara yang terkena tindakan langsung (Tilang) hanya sekitar 600 kasus. Sementara untuk kecelakaan lalulintas mencapai 87 kasus di tahun 2015.

Kapolres Abdya AKBP Hairajadi SH menyematkan pita tanda operasi simpatik rencong dalam apel Gelar Pasukan Operasi Simpatik Rencong di Mapolres setempat, Rabu (1/3)

Usai menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Simpatik Rencong 2017 di halaman Mapolres setempat, Rabu (1/3/2017), Kapolres Abdya, AKBP Hairajadi, SH melalui Kasat Lantas, Iptu Rj Agung Pratomo mengatakan, ada peningkatan signifikan terhadap pelanggaran berlalulintas dalam tahun 2016 jika dibandingkan tahun 2015.

“Pelanggaran tersebut terungkap setelah personel Sat Lantas dengan gencar melakukan penindakan bagi pengendara yang memang dianggap melanggar aturan,” kata dia.

“Hendaknya masyarakat mulai sadar akan pentingnya taat berlalulintas, agar terciptanya rasa aman saat berkendara,” tambah Agung, usai apel yang turut dihadiri Dandim 0110/Abdya, Letkol Inf Puji Hartono, Asisten Ekonomi Pembangunan Setdakab Abdya, Saiful Azhar dan sejumlah pejabat Polres Abdya.

Sasaran utama digelarnya operasi simpatik rencong 2017 adalah penegakan aturan di Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) kelengkapan kendaraan seperti STNK, SIM, Helm (SNI), Spion, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dan knalpot serta pelanggaran rambu-rambu lalulintas. Sehingga program keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran berlalulintas (Kamseltibcarlantas) di kawasan tersebut benar-benar terwujud.

Secara konsep tidak lagi dibuat seperti razia pada umumnya, sebab dalam operasi kali ini banyak program yang bersifat edukasi dan humanis. Artinya jika ada pengendara yang tidak menggunakan helm, maka akan diminta untuk mengambil helm, jika tidak ada maka akan ditilang. Termasuk juga tidak dapat menunjukkan STNK dan SIM atau sebagainya yang berhubungan dengan tertib berlalulintas.

“Operasi ini akan berlangsung sejak 1-21 Maret. Kami harapkan kepada seluruh pengendara untuk dapat mentaati aturan sebagaimana yang telah diatur dalam UU,” imbuhnya.

Apel gelar pasukan itu dipimpin Kapolres Abdya AKBP Hairajadi, SH sebagai Inspektur Upacara dengan komandan apel KBO Lantas Ipda Usman T. Kegiatan ini juga serentak dilakukan diseluruh Kepolisian Republik Indonesia. Dalam apel tersebut, Kapolres membacakan amanat dari Kepala Korlantas Mabes Polri Brigjen Pol Royke Lumowa. (Rizal)

To Top