Sosial

Musrenbang Aceh Jaya Fokus Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

ACEHTERKINI.COM | Pertumbuhan ekonomi masyarakat setiap tahun memang melambat. Hal ini disebabkan karena nilai tambah perekonoman sektor pertanian masih rendah, kemiskinan masih tinggi, sehingga kedepan pemerintah harus lebih focus pada pertumbuhan ekonomi.

Hal itu disampaikan Kepala Bappeda Aceh Jaya, Mawardi kepada acehterkini, Rabu (22/3/2017) disela-sela acara Musrenbang 2018 di Lantai III kantor bupati setempat.

Musrenbang Aceh Jaya

“Setiap tahun pertumbuhan ekonomi masyarakat sangat lambat hanya nol koma, sehingga tahun ini kita fokuskan untuk pertumbuhan ekonomi,” Tuturnya.

Khusus untuk Kabupaten Aceh Jaya diakuinya juga pertumbuhan ekonominya juga ikut melambat, penyebabnya adalah program yang disusun pada tahun 2016 lalu belum terfokus kepada isu ekonomi. Sehingga tahun 2017 ini, Musrenbang kabupaten hanya focus untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menambahkan saat ini target yang ingin kita capai antara lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) harus meningkat dari 67,53 persen menjadi 68,82 persen. Kemudian pertumbuhan ekonomi dari 4,38 persen menjadi 4,94 persen.

Angka kemiskinan juga harus menurun dari 15,93 persen menjadi 15,05 persen dan tingkat penganguran juga harus menurun dari 4,91 persen menjadi 3,94 persen.

Musrenbang Kabupaten Aceh Jaya

Acara Musrenbang kabupaten ini dibuka Bupati Aceh Jaya, Azhar Abdurrahman yang dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Jaya Tgk Maulidi, Perwakilan Bappeda Aceh, Wakil Ketua DPRK Aceh Jaya T. Asrizal. SH, Wakil Bupati Terpilih, Tgk.Yusri,S,  Sekda Aceh Jaya Mustafa Ibrahim, Perwakilan Kapolres Aceh Jaya, Kajari, Dandim Aceh Jaya, MPD, MAA, serta para kepala SKPK, badan dan kantor, para camat dalam lingkup Kabupaten Aceh Jaya.

Pada kesempatan itu, Bupati Aceh Jaya Azhar Abdurrahman mengajak semua pihak dapat mendukung program-program yang telah disusun untuk kebutuhan rakyat sehingga setiap kebutuhan rakyat dan target yang ingin dicapai dapat terwujud.

“Kalau kita hanya jalan sendiri-sendiri maka isu-isu tentang kemiskinan, penganguran, perekonomian masyarakat akan terus muncul dan tidak menyelesaikan masalah,” ujar Azhar Abdurrahman.

Menurut Azhar Indek Pembangunan Manusia itu didukung oleh dua faktor, yaitu faktor kesehatan dan faktor pendidikan. “Jika kedua faktor ini baik maka daerah tersebut akan semakin baik,” demikian Azhar Abdurrahman. [Arif]

To Top