Lingkungan

KLHK Bahas Aturan Penggunaan Merkuri di Tambang Rakyat

ACEHTERKINI.COM | Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) segera akan membahas mengenai penggunaan merkuri di sektor pertambangan yang banyak dipakai di pertambangan rakyat. Sebab penggunaan bahan berhaya ini membuat banyak penambang dan keluarganya terserang sejumlah penyakit.

Menteri KLHK Siti Nurbaya mengatakan, peraturan mengenai penggunaan merkuri di sektor pertambangan rata-rata dibuat pda 2001.

Penggunaan Merkuri di Salah Satu Tambang Rakyat di Aceh — dok.acehterkini

Seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya penggunaan merkuri pada pertambangan dan sektor lain, maka kalangan internasional kemudian membuat konvensi Minamata mengenai yang didesain untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan dari emisi dan pelepasan antropogenik merkuri dan senyawa merkuri, pada 2013.

“Kalau kita lihat situasianya sekarang berarti kita harus berkomitmen karena ikut menandatangani konvensi ini. Jadi kita harus selesaikan ratifikasinya,” kata Siti usai rapat di Istana Negara, Kamis (9/3/2017).

Siti menuturkan, pengunnaan merkuri di pertambangan rakyat seharusnya bisa dijaga betul. Akan tetapi, pertambangan ini tidak boleh dihilangkan begitu saja, karena banyak pekerja yang mencari nafkah dari usaha tersebut.

Untuk meminimalisasi penggunaan merkuri, harus ada pembinaan yang dilakukan pada para penambang. Mereka yang lebih banyak berada di kawasan hutan juga bisa diberikan ilmu untuk mengelola kawasan hutan dengan konsep hutan sosial.

Sumber : Republika

To Top