Hukum

Juru Bicara Partai Aceh: MK Harus Konsisten

ACEHTERKINI.COM | Melihat sidang perdana gugatan Pilkada calon gubernur dan calon wakil gubernur Aceh tahun 2017 yang dilaksanakan Mahkamah Konstitusi (MK) di Lantai IV Gedung MK Jakarta, Kamis, (16/3/2017), juru bicara Partai Aceh, Suadi Sulaiman mengharapkan agar hakim MK konsisten.

Dalam keterangannya, Suadi Sulaiman atau akrab disapa Adi Laweung menjelaskan, dalam sidang perdana pihak kita atau padangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Aceh H. Muzakir Manaf – Ir.H.TA. Khalid telah memberikan mandat kuasa hukumnya kepada Yusril Ihza Mahendra dan timnya.

Juru Bicara Partai Aceh, Suadi Sulaiman alias Adi Laweung

“Kita berharap agar MK tetap harus berpegang pada Konstitusi dengan mengakui keberadaan Undang Undang yang bersifat khusus sebagaimana tertuang dalam psl 18B UUD 1945,” urai Adi Laweung.

MK harus mengedepankan keadilan konstitusional dengan tidak mengabaikan hak-hak konstitusional warga negara yang terabaikan dan terzalimi secara terstruktural, sistematis dan masif dalam pelaksanaan Pilkada beberapa  waktu yang lalu.

MK juga harus konsisten bahwa MK bukan hanya corong Undang Undang tapi juga corong keadilan bagi masyarakat.

Dalam hal ini bahwa kita berpegang pada Undang Undang Nomor 11 tahun 2016 tentang Pemerintahan Aceh sebagai landasan yang mengatur soal pelaksanaan Pilkada Aceh dengan ketentuan khusus yang diatur dalam pasal 74 dan pasal 269, maka MK harus mengenyampingkan undang-undang yang berlaku umum.

“Kita meminta MK konsisten, jika tahapan dimulai dengan UUPA sebagaimana pasal 91 maka MK juga harus menyelesaikan sengketa dengan menggunakan UUPA juga,” demikian Adi Laweung. [Red]

To Top