Sosial

GMA Minta Polda Berlakukan Operasi Daerah Khusus di Aceh Timur

ACEHTERKINI.COM | Terkait kasus penembakan yang menimpa dua orang warga sipil Dusun Simpang Tiga, Gampong Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, Aleuhat kemarin, Presiden Gerakan Mahasiswa Aceh (GMA) Teungku Fian Muda, meminta Kapolda Aceh segera menetapkan Operasi Darurat khusus di Aceh Timur.

Tengku Fian Muda

Kasus penembakan tersebut membuktikan bahwa Aceh Timur khususnya masih menjadi wilayah zona merah, berbagai ancaman teror dan tembak-menembak menguasai daerah tersebut.

Menurutnya Aceh Timur masih sangat rawan terhadap tembak-menembak atau kasus teror lainnya. “Kasus yang menimpa warga peunaron tersebut sudah memperpanjang deret kasus yang terjadi di Aceh Timur,” tulis dia dalam keterangannya kepada acehterkini, Senin (6/3/2017).

Baca Juga : Diduga terkait Pilkada, AJMI Minta Polisi Usut Kasus Penembakan di Aceh Timur

Oleh karenanya GMA minta Polda Aceh segera menetapkan Operasi Darurat khusus Aceh Timur.

Kasus kriminal yang terjadi di Aceh Timur sudah sangat meresahkan masyarakat setempat, kononnya lagi kasus seperti ini terus terjadi seakan-akan di Aceh Timur tembak-menembak itu bukan kriminal.

Selanjutnya, Fian menyayangkan peristiwa penembakan yang terjadi di Aceh Timur. Seharusnya masyarakat bisa menyelesaikan masalah dengan cara yang bijaksana bukan seperti ini. Kasus ini tidak mencerminkan kita sebagai orang Aceh yang kental dengan nilai-nilai agama Islam. [Red]

To Top