Hukum

Dua Bulan, Bea Cukai Aceh Sudah Amankan 75 Ton Bawang Merah Ilegal

ACEHTERKINI.COM | Setelah berhasil melakukan penindakan dua kapal penyelundup bawang merah di perairan Aceh di akhir Februari, pada Jumat (3/3/2017) lagi-lagi Bea Cukai Aceh gagalkan satu lagi penyelundupan dengan modus serupa. Kali ini Bea Cukai Aceh berhasil melakukan penindakan terhadap kapal motor KM Baiduri yang membawa 30 ton bawang merah asal Thailand.

Komandan Patroli Kapal Bea Cukai seri BC-20002 Rd. Irsya Karimona, menjelaskan kronologi penangkapan kapal penyelundup tersebut.

Bawang Merah Ilegal [Ilustrasi]

“Sekitar pukul 23.30 WIB Kapal BC-20002 memeriksa KM. Baiduri di perairan Sei Air Masin. Kapal beranggotakan 5 anak buah kapal, dengan nahkoda berinisial M dan barang bukti 30 ton bawang merah kemudian dibawa ke Belawan untuk diperiksa lebih lanjut,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Rusman Hadi, mengungkapkan para tersangka diduga melakukan tindak pidana penyelundupan impor dengan melanggar Pasal 102 huruf a Undang-Undang Nomor 10 tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Penangkapan KM. Baiduri kali ini menambah panjang daftar penindakan yang dilakukan oleh Bea Cukai Aceh.

Sebelumnya, Bea Cukai Aceh telah melakukan penindakan terhadap KM. Jasa Ayah yang mengangkut 15 ton Bawang Merah pada 26 Februari 2017, dan KM. Jasa Ibu yang mengangkut 30 ton Bawang Merah illegal tanggal 2 Maret 2017.

Penindakan yang dilakukan oleh Bea Cukai Aceh merupakan salah satu upaya nyata dalam melindungi masyarakat dari beredarnya barang-barang ilegal yang mengancam kesehatan dan kestabilan pasar dalam negeri.

Sumber : Republika

To Top