Sosial

Alsintan Minim, Tanam Serentak di Abdya Terancam Molor

ACEHTERKINI.COM | Proses penggarapan lahan untuk musim tanam gadu (MT Gadu 1) tahun 2017 di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dinilai masih lamban. Kondisi itu, berdampak bakal molornya waktu tanam serentak yang ditargetkan pemerintah kabupaten setempat, pada pekan ketiga bulan April 2017 dan pekan kedua bulan Mei 2017 mendatang. Salah satu penyebabnya adalah minimnya Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa Traktor 4WD.

Petani banyak yang mengeluh dengan proses garap lahan yang ditargetkan pemerintah tersebut. Dimana, Traktor 4WD milik pemkab setempat untuk mempercepat proses bajak sawah masih sangat terbatas. Sehingga ada sejumlah petani yang menggunakan Hand Traktor untuk membajak hingga pematangan lahan.

Tanam Serentak di Abdya — dok.acehterkini

Untuk memaksimalkan penggarapan lahan di Abdya, Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Abdya, telah menurunkan sejumlah Traktor 4WD dengan berbagai merk. Dalam perjalanannya, traktor 4WD tersebut belum memberikan penyelesaian yang sempurna untuk 11.178 hektare sawah di kabupaten yang berjulukan breuh pade sigupai itu.

Informasi yang diperoleh dari Distanpan Abdya, Senin (27/3/2017). Traktor 4WD yang sudah diturunkan ke lapangan saat ini berjumlah 18 unit dalam kondisi baik. Masing-masing kecamatan ditempatkan sebanyak 2 unit, mulai dari Kecamatan Lembah Sabil, Manggeng, Tangan-Tangan, Setia, Blangpidie, Susoh, Jeumpa, Kuala Batee dan Babahrot.

Sementara itu, 7 unit lainnya masih dalam masa perbaikan, baik rusak berat maupun rusak ringan. Traktor 4WD tersebut diinformasikan hanya untuk membajak sawah dalam tahap awal saja. Untuk proses pematangan lahan dilanjutkan oleh Hand Traktor yang berada pada kelompok tani sebanyak 363 unit diseluruh areal pertanian dalam Kabupaten Abdya.

Yakop (59) salah satu petani di Kecamatan Tangan-Tangan, mengaku kewalahan untuk mengejar target penggarapan lahan di wilayah setempat. Menurutnya, dengan kondisi alat mesin pertanian (Alsintan) seperti sekarang ini, justru tidak akan mampu terkejar untuk proses tanam pada pekan ketiga bulan April sampai pekan kedua bulan Mei 2017 mendatang.

“Kita kuatir target tanam serentak pada bulan April hingga Mei mendatang akan tertunda. Diprediksi bisa jadi tanam serentak akan terlaksana pada akhir Mei hingga awal Juni mendatang. terkecuali kita memiliki banyak Traktor 4WD,” tuturnya singkat.

Secara terpisah, Kepala Distanpan Abdya, Ir Muslim, membenarkan, hingga saat ini pihaknya hanya memiliki Alsintan berupa Traktor 4WD sebanyak 18 unit yang sedang beroperasi melakukan penggarapan lahan. Sedangkan 7 unit lainnya dalam masa perbaikan, baik rusak berat maupun ringan.

Meskipun demikian, tambah Muslim, pihaknya sudah menghimbau sejumlah kelompok tani untuk membantu proses penggarapan lahan dengan menggunakan Hand Traktor. Mengingat keterbatasan Traktor 4WD di Abdya.

Hal senada juga dibenarkan Kabid Prasarana dan Sarana, Ir Trisna Ellyta, bahwa ada sejumlah Traktor 4WD dalam masa perbaikan. Hanya belasan unit saja yang sudah beroperasi. Traktor 4WD dalam perbaikan tersebut rata-rata pengadaan tahun 2008 lalu.

Meskipun demikian pihaknya, tetap berupaya untuk mengejar target penggarapan lahan dalam MT Gadu 1 tahun 2017 ini. Untuk sejumlah wilayah di Abdya, baru Kecamatan Susoh yang sudah 60 persen selesai melakukan penggarapan lahan. Sementara kecamatan lainnya masih ada yang baru saja panen padi MT Rendengan tahun 2016 kemaren.

“Kita menghimbau kepada sejumlah kelompok tani yang memiliki Hand Traktor untuk segera membantu proses bajak sawah diwilayahnya masing-masing, agar proses tanam serentak bisa tercapai sesuai dengan target yang sudah ditentukan,” demikian ujarnya. (RiZal)

To Top