Layanan Publik

Al Quran akan diterjemahkan dalam Bahasa Aceh

ACEHTERKINI.COM | Puslitbang Lektur Balitbang Kemenag RI menjalin kerja sama dengan UIN Ar-Raniry untuk menertejamahkan Al Qur’an dalam Bahasa Aceh. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan di Ruang Sidang Rektor UIN Ar Raniry Banda Aceh, Jum’at (24/3/2017).

Dikutip dari laman Kemenag RI, Aluehat (26/3/2017), Kepala Puslitbang Lektur Choirul Fuad Yusuf mengatakan, kerja sama kedua belah pihak ini diharapkan akan memudahkan proses penerjemahan dan nantinya dapat membantu masyarakat muslim Aceh dalam memahami Al-Quran.

Menurutnya, setidaknya ada dua tujuan penerjemahan; pertama, memberikan pelayanan bagi umat Islam dalam memahami isi Al-Quran. Tujuan kedua adalah konservasi budaya.

Gambar Ilustrasi

Dengan penerjamahan ini, lanjut Choirul Fuad, diharapkan bahasa Aceh dapat lestari. Selain itu, penerjemahan ini diharapkan akan memperkaya khazanah budaya nusantara sehingga kita makin kaya dengan produk peradaban Indonesia.

Sejak tahun 2012, Kemenag telah meluncurkan 12 terjemahan Al-Quran dalam bahasa daerah, di antaranya bahasa sasak NTB, bahasa Batak, bahasa Jawa, bahasa Makassar, bahasa Toraja, Madura dan lainnya. “Kita targetkan ke depan akan menghasilkan 16 terjemahan Al-Quran dalam berbagai bahasa daerah,” ujarnya.

Penerjemahan Al Quran dalam bahasa Aceh ditargetkan selesai dalam dua tahun. “Tahun pertama dilakukan penerjemahan, dan tahun kedua dilakukan validasi dan lainnya. Insyaallah akan dilaunching pada tahun 2018 mendatang,” terangnya.

Rektor UIN Ar-Raniry, Farid Wajdi Ibrahim menyambut baik kerja sama ini. Dia berharap sinergi tersebut akan bermanfaat dalam pengembangan khazanah keislaman, khususnya bagi masyarakat Aceh.

Farid menyebutkan, tim kerja nantinya akan dibentuk UIN Ar-Raniry, terdiri dari ahli bidang penerjemahan, ahli tafsir, ahli bahasa Aceh, dan kemampuan lainnya seperti mampu mengetik bahasa Arab yang baik.

“Mudah-mudahan hasilnya akan menjadi sumbangan atau khazanah pemikiran baru atau produk baru yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Aceh dalam mempelajari Al-Quran dengan baik,” ujarnya.

“Kita meyakini dengan adanya Al-Quran terjemahan dalam bahasa Aceh akan sangat membantu masyarakat nantinya dalam memahami isi dan kandungan Al-Quran,” imbuhnya. [Red]

To Top