Peristiwa

Warga Manggeng Temukan Biawak Misterius

ACEHTERKINI.COM | Warga Dusun Lhok Batee Intan, Desa Padang, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dikejutkan dengan penemuan seekor Biawak langka dan aneh. Sebab pada tubuh biawak tersebut tak terlihat seperti jenis biawak pada umumnya.

Biawak Buntung

Hewan melata itu memiliki ekor yang pendek serta kepalanya yang juga besar. Padahal, biawak pada umumnya memiliki ekor yang panjang serta kepalanya yang juga tidak terlalu besar. Warga menemukan biawak itu terkena perangkap babi yang terpasang pada salah satu areal perkebunan di Dusun Lhok Batee Intan atau biasa disebut dengan Lhok Keutapang.

Jika diperhatikan, bentuk ekornya yang pendek seakan pernah terpotong oleh benda tajam pada waktu masa kecilnya. Sebab ekor biawak tidak terlihat cacat sama sekali, seakan-akan memang sejak menetas dari telurnya biawak itu sudah terlihat buntung. Maka banyak warga sekitar menyebutnya Biawak Buntung.

“Ini biawak misterius yang pernah saya lihat sepanjang hidup saya, bahkan warga disini juga baru melihatnya. Biawak yang sering kita lihat berekor panjang dan kepalanya yang tidak terlalu besar. Kalau ini kepalanya juga besar mirip Komodo,” kata Syahrial warga setempat, Kamis (23/2/2017).

Dikatakan Syahrial, biawak dengan panjang lebih kurang 70 cm itu, terkena perangkap babi yang terpasang di kebun milik Dayat (25) warga dusun setempat. Dimana, Dayat seperti biasa ingin memeriksa tanaman Singkong dan Ubi Jalar serta tanaman lain dari hama Babi yang sering masuk kedalam areal kebunnya.

Pada Rabu (22/2/2017) pagi kemarin, sekitar pukul 09.00 WIB, Dayat melihat jenis hewan yang aneh sedang meronta-ronta pada salah satu perangkap yang terpasang disekitar pagar kebunnya. “Melihat bentuknya yang aneh, Dayat lansung memanggil warga lainnya yang tak jauh dari lokasi tempat ia berkebun,” tuturnya.

Dengan bantuan warga, biawak tersebut lansung dilepaskan dari jeratan perangkap. Kemudian, warga membawa biawak itu kelokasi pemukiman yang tak jauh dari areal pergunungan tersebut.

Saat ini, tambah Syarial, makin banyak warga yang penasaran dengan bentuk tubuh biawak tersebut. “Biawak ini terpaksa kami kandangkan dulu dan kami juga tidak tau biawak ini harus dibawa kemana, karena bentuknya yang langka juga aneh, bisa jadi akan kita lepaskan kembali kehabitatnya,” demikian Syarial. (Rizal)

To Top