Olahraga

Unggul Lebih Dahulu Real Betis kalah tipis dari Sevilla

ACEHTERKINI.COM | Butuh seorang Vicente Iborra dan dua tendangan bebas bagi Sevilla untuk bisa memenangi laga derby melawan Real Betis. Melawat ke Stadion Benito Villamarin, Sabtu (25/2/2017) malam WIB, pada laga La Liga pekan ke-24, Sevilla menang tipis dengan skor 2-1.
Riza Durmisi membuat pendukung Betis bersorak lebih dulu lewat gol cantiknya di menit ke-36. Bek kiri asal Denmark itu berhasil mengeksekusi tendangan bebas dengan sebuah tendangan melengkung yang sempurna.

Unggul Lebih Dahulu Real Betis kalah tipis dari Sevilla

Menit ke-56, publik Benito Villamarin berhasil dibungkam oleh Gabriel Mercado. Bek kanan Sevilla ini mencetak gol penyama kedudukan yang juga diawali oleh sebuah tendangan bebas. Vicente Iborra sukses menanduk bola hasil tendangan bebas Samir Nasri. Akan tetapi, Antonio Adan berhasil menahan sundulan Iborra itu. Mercado yang berdiri tepat di depan Adan kemudian langsung menyambar bola dengan kaki kirinya dan membuat skor menjadi imbang 1-1. Adapun, gol ini merupakan gol kedua Mercado di Derby Sevilla musim ini.

Sevilla berhasil membalikkan keadaan pada menit ke-77. Memanfaatkan sebuah tendangan bebas, kapten Vicente Iborra berhasil lolos dari jebakan offside dan menaklukkan Antonio Adan dari jarak dekat.

Atas kemenangan ini, untuk sementara Sevilla mampu menggeser Barcelona dan naik ke peringkat dua dengan 52 poin. Sementara itu, posisi Betis tidak berubah. Mereka tetap duduk di peringkat ke-15 dengan 24 poin.

Sevilla lebih diunggulkan pada pertandingan ini. Tak heran karena mereka adalah salah satu kandidat juara liga, sementara Betis tertatih di papan bawah. Selain itu, Sevilla juga baru saja memenangi laga Liga Champions melawan Leicester City,  Kamis (23/2/2017) dini hari lalu. Namun, dalam sebuah laga derby, peringkat di liga jarang sekali berpengaruh.

Menurunkan pemain-pemain terbaik seperti Stevan Jovetic, Franco Vazquez, Steven N’Zonzi, dan Samir Nasri, Sevilla kesulitan. Mereka sulit sekali untuk bisa lepas dari tekanan tuan rumah dan mengembangkan permainan.

Sevilla sendiri, pada babak pertama, memiliki penguasaan bola yang lebih besar. Namun, Betis selalu bisa menghentikan progresi serangan Sevilla di sepertiga lapangan kedua. Dari situ, mereka kemudian melakukan serangan balik cepat yang akhirnya berujung pada 12 upaya mencetak gol (lima tepat sasaran).

Betis, sementara itu, harus benar-benar berterima kasih pada Durmisi. Terus menyia-nyiakan peluang, gol Durmisi membuat para pendukung Betis bisa sedikit bernafas lega.

Sadar bahwa rencananya tidak berjalan pada babak pertama, Jorge Sampaoli kemudian melakukan dua pergantian sekaligus pada awal babak kedua. Pablo Sarabia dan Franco Vazquez ditarik keluar, sementara Wissam Ben Yedder bersama Vicente Iborra dimasukkan.

Iborra sendiri pada laga ini memiliki peran krusial. Selain terlibat pada gol penyama kedudukan dari Gabriel Mercado, dia juga mencetak gol kemenangan.

Kehadiran Iborra sendiri membuat permainan Sevilla menjadi lebih seimbang. Di babak kedua, anak-anak asuh Jorge Sampaoli bisa lebih tenang dalam membangun serangan berkat keberadaan sang kapten. Tugas N’Zonzi benar-benar dipermudah oleh kehadiran pemain 29 tahun ini.

Jika Betis hanya mampu menambah tiga peluang mencetak gol, Sevilla berhasil menambah 11 peluang. Pada akhir laga, ada 13 upaya mencetak gol yang dibuat Sevilla dengan empat di antaranya tepat sasaran. Mereka pun mampu secara konstan mengontrol jalannya pertandingan.

To Top