Sosial

Tolak Hasil Pilkada, Gemas Demo Kantor KIP Abdya

ACEHTERKINI.COM | Gerakan Masyarakat (Gemas) yang didominasi kaum perempuan menggelar unjuk rasa (demo) ke Kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat agar dilakukan proses pencoblosan ulang, Jum’at (24/2/2017).

Puluhan kalangan ibu-ibu tersebut menilai, Pilkada yang baru saja dilaksanakan di Abdya sarat dengan dugaan politik uang, serta banyak kelalaian yang dilakukan KIP sehingga melahirkan kecurangan yang sistematis, masiv dan terstruktur. Dimana, KIP terkesan tutup mata tanpa adanya penindakan.

Tolak Hasil Pilkada, Gemas Demo Kantor KIP Abdya

Ira Maya selaku Koordinator Aksi menyebutkan, pihaknya menolak hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara Bupati-Wakil Bupati Abdya pada Kamis (23/2/2017) kemarin, Pasalnya, suara yang direkap itu lahir dari hasil kenakalan, kecurangan dan mencoblos dalam lipatan.

Kemudian juga adanya dugaan praktik jual beli suara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Mereka juga menilai, kelalaian yang dilakukan KIP terkesan adanya unsur kesengajaan. Karena pasca pencoblosan makin terlihat jelas di lingkungan KIP Abdya dimasuki sosok yang memiliki kepentingan-kepentingan politik peserta Pilkada.

Dengan tegas, pihaknya menolak hasil pilkada di Abdya karena KIP tidak profesional dalam menjalankan tugas serta fungsinya. Tidak adanya sosialisasi tentang tatacara pencoblosan kepada pemilih di TPS. Selain itu kertas suara juga tidak dibuka serta tidak menjelaskan bentuk surat suara, sehingga membuat surat suara rusak dalam jumlah ribuan.

“Maka dari itu, kami menolak hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara Bupati-Wakil Bupati, dan kami juga menuntut KIP Abdya agar mengulang kembali proses pencoblosan,”pinta Ira dengan tegas.

Aksi yang dilakukan para kalangan ibu-ibu itu tidak mendapatkan jawaban dari pihak KIP Abdya, karena keempat Komisioner KIP Abdya telah berangkat menuju KIP Aceh untuk menyerahkan hasil pleno rekapitulasi perolehan suara Gubernur-Wakil Gubernur Aceh.

Amatan wartawan, aksi yang sempat diwarnai tindakan saling dorong antara aparat keamanan yang berjaga dengan massa terlihat tidak berlangsung lama. Dimana, sejak kehadiran massa di depan KIP Abdya sekitar pukul 15.00 WIB, sampai dengan pukul 16.40 mereka telah membubarkan diri secara tertib. (Rizal)

To Top