Nasional

Penegakan Hukum di Indonesia Masih Tebang Pilih

ACEHTERKINI.COM | Di era keterbukaan dan transparansi sekarang ini, cerita-cerita di belakang layar tentang penegakan hukum yang tebang pilih sudah menjadi rahasia umum. Namun masyarakat cenderung diam.

Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato politiknya pada Dies Natalies 15 Partai Demokrat di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta Selatan, Selasa (7/2/2017) malam.

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Dilansir situs jaringan JPNN Rabu (8/2/2017), SBY mengatakan, belakangan ini rakyat tengah mengamati praktik penegakan hukum di seluruh Indonesia. Dan menurutnya, banyak yang melihat penegakan hukum masih tebang pilih.

‎”Rakyat juga merasakan, bahkan mengetahui, ada pula intervensi dari pihak-pihak yang tidak berhak,” ujar SBY.

“Tapi, jangan salah, sesungguhnya mereka tahu. Cara pandang yang menganggap rakyat serba lemah dan pasti tidak tahu amat berbahaya. Sebab, manakala orang-orang yang lemah mulai bersatu, persatuan itu akan menjelma sebagai kekuatan,” ucap SBY.

Menurut SBY, rakyat merasakan betapa bersemangatnya penegak hukum menangani kasus ‘menyebarkan kebencian’ atau ‘tindakan tidak menyenangkan’ terhadap penguasa.
Sebaliknya, jika yang menjadi korban atau yang pencari keadilan bukan dari lingkar kekuasaan, jalannya tidak selalu mudah.

Saya juga melihat respons negara dan penegak hukum yang datar ketika ada indikasi terjadinya penyadapan ilegal yang bermotifkan politik,” pungkas SBY. [Red]

To Top