Ekonomi

MPD Desak Kajati Usut Dana Kesejahteraan Kombatan GAM

ACEHTERKINI.COM | Masyarakat Pro Demokrasi Aceh (MPD) mendesak pihak Kejaksaan Tinggi Aceh mengusut tuntas alokasi dana sebesar Rp650 miliar untuk kesejahteraan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tahun 2013.

Desakan itu disampaikan MPD dalam aksinya di depan kantor Kajati Aceh, Kamis (2/2/2017). Agusta Mukhtar mengatakan dana untuk kesejahteraan kombatan GAM Itu diduga terjadi penyelewenangan. “Kita mohon Kajati Aceh mengusust tuntas aliran dana tersebut,” kata Agusta Mukhtar.

Aksi MPD di Kantor Kajati Aceh Menuntut Usut Segera Dana Kesejahteraan Mantan GAM

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh harus berani dan tegas dalam mengungkap aktor-aktor yang diduga telah menyelewengkan dana untuk kesejahteraan mantan kombantan GAM tersebut.

Hal ini perlu dilakukan karena mengingat bahwa proses reintegrasi pasca penandatanganan MoU Helsinky sangatlah penting dan dana yang sangat besar tersebut setidaknya menjadi harapan bagi para mantan kombantan GAM untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi mereka.

Dengan tidak jelasnya dana Rp. 650 M yang diplotkan dari uang rakyat yang semestinya menjadi salah satu upaya untuk peningkatan ekonomi para mantan kombantan justru menghancurkan harapan-harapan mereka, hal ini terbukti dari banyaknya para mantan kombantan yang tidak menerima dana tersebut tetapi pada kenyataannya dana ini sudah dianggarkan untuk mereka.

Tuntutan MPD ini akhirnya disambut langsung oleh Kajati Aceh, Wakajati Aceh dan Japidsus. Kajati Aceh, Raja Nafrizal mengatakan, sudah membentuk tim untuk mengusut indikasi penyelewenangan dana untuk mantan kombatan GAM itu.

Aksi MPD di Kantor Kajati Aceh Menuntut Usut Segera Dana Kesejahteraan Mantan GAM

Sebelumnya dana untuk mantan kombatan GAM itu mencuat dalam debat publik Calon Gubernur Aceh tahap ke dua. Saat itu Calon Gubernur Aceh, Zakaria Saman yang juga mantan petinggi GAM (Menteri Pertahanan GAM) menanyakan soal dana tersebut kepada Calon Gubernur Aceh, Zaini Abdullah (Gubernur Aceh non Aktif).

Zakaria Saman mengakui kalau dana tersebut diterimanya bersama 30.000 mantan anggota GAM. Ia menanyakan kemana dana tersebut diberikan. Pertanyaan Calon Gubernur Aceh Nomor urut 2 (Zakaria Saman) itu akhirnya dijawab oleh Calon Gubernur Aceh Nomor Urut 4 (Zaini Abdullah).

Menurut Zaini Abdullah dana tersebut dialokasikan sebesar Rp650 miliar dalam APBA 2013. Dana itu untuk program-program seperti peternakan dan perikanan. “Karena dikelola oleh tangan-tangan yang tidak amanah, saya tidak tahu lagi,” kata Zaini.

“Saya sudah minta Kejaksaan Tinggi Aceh untuk mengusut tuntas dana tersebut,” ujar Zaini menjawab pertanyaan Zakaria Saman. [Ded/Red]

To Top