Sosial

Intel Kodim Abdya Amankan Ratusan Liter Solar Subsidi

ACEHTERKINI.COM | Intel Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya) mengamankan delapan (8) buah jerigen 35 liter berisi Solar Subsidi di wilayah Desa Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya, pada Sabtu (25/2/2017) sekitar pukul 10.15 WIB. Bahan bakar tersebut diduga untuk keperluan alat berat beko (exavator).

Gabungan Intel Kodim dan Intel Korem 012/TU itu,  menemukan delapan buah jerigen solar subsidi yang diangkut menggunakan mobil colt diesel dengan nomor polisi BK 9790 BI disupiri RS warga Desa Kepala Bandar, Kecamatan Susoh bersama rekannya MJ warga Blang Kuala, Kecamatan Susoh.

KBO Reskrim Ipda Mahdian Siregar bersama kedua pelaku memperlihatkan delapan buah jerigen berisi solar subsidi di lokasi Mapolres Abdya, Senin (27/2).

Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Puji Hartono SIP, Senin (27/2/2017) membenarkan kalau telah terjadi penangkapan delapan jerigen berisi solar subsidi. Namun untuk proses lebih lanjut, pihaknya telah menyerahkan perkara itu kepada Polres Abdya untuk proses hukumnya.

“Delapan buah jerigen berisi solar termasuk dengan pelaku, sudah kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti,” kata Dandim Puji singkat.

Terkait hal itu, Kapolres Abdya AKBP Hairajadi SH melalui Kasat Reskrim, AKP Misyanto SE, menjelaskan kalau perkara tersebut sedang dalam proses penyelidikan. Sejauh ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku yang berinisial RS dan MJ.

“Kita sudah menerima barang bukti berupa delapan jerigen solar subsidi dan kedua pelaku dari pihak Kodim 0110/Abdya. Untuk saat ini masih kita periksa kedua pelaku akan dibawa kemana solar subsudi tersebut,” kata Misyanto diruang kerjanya

Didampingi KBO Reskrim Ipda Mahdian Siregar, Misyanto mengatakan, solar subsidi yang dibawa oleh kedua pelaku tidak memiliki izin. Sebab pelaku tidak mampu menunjukkan dokumen terkait kepemilikan solar yang kemungkinan berjumlah ratusan liter.

Meskipun begitu, kepada pelaku akan dijerat dengan pasal 23 ayat (2) huruf b, junto pasal 53 huruf b. Kemudian dilanjut dengan Undang-Undang nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas dengan maksimal ancaman kurungan 5 tahun.

“Sementara ini, pelaku berikut barang bukti kita amankan di Mapolres Abdya untuk proses lebih lanjut, jika ada perkembangan akan kita kabari kembali,” demikian ujar Misyanto.

Disisi lain, dari pengakuan pelaku, solar subsidi itu diambil dari salah satu SPBU di Abdya. Dimana, solar tersebut akan dibawa ke wilayah Krueng Teukuh, Kecamatan Kuala Batee untuk bahan bakar alat berat berupa beko yang sedang beraktifitas disana.

“Kalau untuk proyek apa saya tidak tau, yang jelas solar ini untuk bahan bakar beko di wilayah Krueng Teukuh, Kecamatan Kuala Batee,” singkat RS. (Rizal)

To Top