Ekonomi

Gerakan Mahasiswa Aceh : Jangan Lupakan Kasus Rp650 Miliar itu

ACEHTERKINI.COM | Presiden Gerakan Mahasiswa Aceh (GMA) Teuku Fian Muda mengatakan, kasus dugaan penyelewengan dana yang disinyalir untuk mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebesar Rp650 miliar yang digelontorkan Pemerintah Aceh Tahun 2013 jangan pernah dilupakan.

“Kasus itu harus menjadi prioritas aparat penegakan hukum di Aceh terutama Kejaksaan,” kata Fian Muda dalam keterangannya, Rabu (22/2/2017).

Teuku Fian Muda

Menurut Fian pesta demokrasi Pilkada Aceh telah selesai. Kejaksaan Tinggi Aceh harus mengusut dana sebesar Rp650 miliar yang diduga banyak terjadi penyelewengan sampai tuntas.

“LSM Gerak Aceh juga sudah menyerahkan sejumlah bukti-bukti pendukung agar pihak kejaksaan dapat bekerja, belum lagi pengakuan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah saat cuti Pilkada 2017 dalam debat publik. Semoga kejaksaan punya itikad baik,” harap Fian Muda. 

Fian Muda menjelaskan efek dari kasus ini bukan hanya dirasakan oleh satu kelompok saja, akan tetapi kasus ini menyangkut hajat hidup orang banyak.

Puluhan ribu mantan kombatan GAM yang hari ini berharap atas butir perdamaian Mou Helsinki tapi kenyataannya hak mereka diselewengkan.

“Kami akan terus memantau penyelesaian kasus itu,” demikian Presiden Gerakan Mahasiswa Aceh (GMA) Teungku Fian Muda. [Red]

To Top