Sosial

Dituduh Pakai Dukun, Partai Aceh Kembali di Fitnah

ACEHTERKINI.COM |  Partai Aceh (PA) di Kabupaten Aceh Jaya kembali diterpa fitnah oleh orang tak dikenal melalui selebaran-selebaran dan sempat viral di Media Sosial. Partai Aceh dituduh menggunakan dukun dari Banten untuk memenangkan Pasangan Calon Bupati Nomor Urut (1) yang diusung Partai Aceh.

Razali. S, Warga Datar Luas, Kecamatan Krueng Sabee yang merupakan anggota KPA Meureuhom Daya merasa tercemar nama baiknya dengan foto yang diunggah dan beredar di media sosial (medsos) oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).

Dalam foto yang disebarkan oleh pihak OTK tersebut, menyebutkan kader KPA dan kader Partai Aceh (PA) Kabupaten Aceh Jaya memakai dukun dari Banten untuk memenangkan Pasangan Calon Nomor Urut (1) yang diusung PA dan Partai Demokrat dan Partai koalisi di Pilkada serentak tahun 2017.

Razali S selaku korban menjelaskan, foto yang disebar OTK itu tidak benar dan pihak PA tidak pernah memakai paranormal dalam memenangkan kandidat yang dijagokannya baik masa di Pilkada 2012 maupun di Pilkada 2017.

Foto Ini Beredar di Kabupaten Aceh Jaya, Menuduh Partai Aceh Memakai Dukun Untuk Memenangkan Pasangan Calonnya Pada Pilkada 2017. Foto Ini Sudah Disebar di Gampong-Gampong dan Sempat Viral di Media Sosial [Arif]

Razali menyebutkan foto yang beredar itu merupakan salah satu warga Padang Panyang Seunagan, Kecamatan Pesisir Kabupaten Nagan Raya yang bernama Bang Din juga simpatisan PA DPW Nagan Raya yang hadir pada saat acara kampanye Pasangan Cagub dan Cawagup Nomor Urut (5) Muzakir Manaf (Mualem) dan T.A Khalid di Lapangan Leupee Kabupaten Nagan Raya.

“Nama Bang Din adalah simpatisan Partai Aceh, foto tersebut waktu acara kampanye Mualem di Nagan, bukan dukun dari Banten,“ jelas Razali kepada acehterkini, Kamis (9/02/2017).

Razali berharap pada siapa saja yang menyebarluaskan baik melalui Medsos ataupun untuk bahan kampanye dalam memenangkan calon lain ataupun menjelekkan PA, supaya dapat segera menariknya dan meminta maaf ke PA.

“Jika tidak dalam 1X24 jam belum meminta maaf maka kami bersama PA akan melaporkan ke pihak yang berwajib atas tindakan pencemaran nama baik seseorang,” kata Razali.

Kemudian Razali mengharapkan kepada semua anggota KPA Wilayah Meureuhom Daya, kader DPW PA, simpatisan dan masyarakat yang mendukung Paslon yang diusung PA agar bisa menahan diri dan tidak balas dendam atas pencemaran nama baik ini.

Sementara itu, Juru Bicara DPW Partai Aceh, Azis Muhajir yang menghubungi acehterkini mengaku prihatin dan menyesali atas tindakan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab atas pencemaran nama baik Partai Aceh (PA).

“Ini sebuah sabotase pihak lawan politik di Pilkada 2017 dalam mempengaruhi masyarakat agar Paslon yang dijagokan PA tidak menang. Propaganda politik dengan menuduh Partai Aceh bermain dukun perlu saya klarifikasi karena selebaran itu sudah disebar di kecamatan Krueng Sabee, Pasi Raya dan Lamno,” kata Azis.

“Jika masih ingat, ini fitnah yang sama yang dituduhkan kepada kami seperti beberapa bulan yang lalu tentang beredarnya selebaran terkait ancaman kepada pegawai negeri dan pegawai kontrak untuk memilih Partai Aceh,” demikian Azis Muhajir. [Arif]

To Top