Layanan Publik

Bupati Aceh Jaya Larang SKPK Lakukan Perjalanan Dinas Selama Audit BPK

ACEHTERKINI.COM | Tim audit dari BPK RI Perwakilan Aceh mulai melakukan pemeriksaan keuangan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya tahun anggaran 2016. Untuk mendukung tim audit ini, Bupati Aceh Jaya, Azhar Abdurrahman melarang SKPK melakukan perjalanan dinas.

Ketua tim audit BPK RI Perwakilan Aceh, Edi Darman mengatakan, pemeriksaan keuangan ini adalah kegiatan rutin BPK setiap tahunnya.

“Ini pemeriksaan pendahuluannya untuk mendukung pemeriksaan terinci ketika laporan keuangan telah selesai dikerjakan,” kata dia dalam pertemuan dengan Bupati Aceh Jaya dan kepala SKPK di lantai III aula Setdakab Aceh Jaya, Rabu (1/2/2017).

Tim Audit BPK RI Perwakilan Aceh Gelar Pertemuan dengan Bupati Aceh Jaya dan seluruh SKPK, Selasa

Menurut Edi pemeriksaan ini akan berlangsung selama 26 hari, dan setelah itu masuk ketahap penelitian, oleh sebab itu pihaknya berharap agar Laporan Keuangan dapat diselesaikan dengan secepatnya sesuai undang-undang maksimal 31 Maret dan semakin cepat semakin bagus.

“Tim ini dapat dijadikan sebagai sarana diskusi sehingga laporan keuangan dapat selesai secepatnya,” ujar Edi.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya Ir. H. Azhar Abdurrahman mengatakan, setelah perubahan SOTK baru banyak pergeseran baik kepala  SKPK dan stafnya. “Saya minta agar Kepala SKPK dapat menyelesaikan laporan keuangan, meskipun ini ada laporan dari pejabat lama,” pesan Azhar.

Azhar menyampaikan pemeriksaan yang disajikan melalui schedule tim BPK sangat lengkap mulai dari Renstra dan RKA.

“Saya minta agar Kepala SKPK menyajikan semua dokumen setiap permintaan dari BPK, jika ada kekuarangan itu merupakan sebuah pembelajaran dan kalau ada keterbatasan agar dapat dimaklumi karena kekurangan bukan dari unsur kesengajaan dan kami mohon BPK dapat memberikan bimbingan,” harap Azhar Abdurrahman.

Azhar juga mengingatkan kepada seluruh SKPK untuk dapat mempertahankan prestasi yang pernah diraih dengan memperoleh opini WTP dari BPK RI. “Sebaiknya seluruh SKPK tidak melakukan perjalanan dinas selama pemeriksaan ini berlangsung,” kata Azhar menghimbau.

“Tidak ada yang minta izin keluar daerah selama perjalanan, kalaupun ada minta izin dulu kepada tim BPK, baru ke saya,” tegasnya.

Adapun para tim yang akan melakukan pemeriksaan adalah Edi Darman selaku ketua tim, Ratna Kartika Sari, Azizul Halim dan Sepran Fikri sebagai anggota tim. [Arif]

To Top