Peristiwa

Banjir Bandang Hantam Tangse, Pidie

ACEHTERKINI.COM | Banjir bandang kembali menghantam Tangse, Kabupaten Pidie, pada Aleuhat (26/2/2017) pukul 02.45 WIB. Banjir yang datang tiba-tiba merusak fasilitas umum. Musibah ini disebabkan hujan dengan intensitas tinggi.

Laporan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan banjir bandang terjadi di Desa Rantau Panyang dan Desa Blang Dhot, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.

Banjir Bandang di Tangse, Aleuhat (26/2/2017) [Ist]

Kondisi terakhir, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan sebagian banjir sudah mulai surut, warga yang mengungsi juga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing

Saat ini, BPBD Kabupaten Pidie telah mendata, mengevakuasi dan menyiapkan dua unit tenda komando. Selain itu, petugas telah berkoordinasi dengan Satker Lintas Jalan Nasional untuk memperbaiki jalan yang rusak.

Kepala BPBD Pidie, Afriadi kepada acehterkini mengatakan, ada 28 unit rumah rusak ringan dan enam rumah rusak berat di Desa Rantau Panyang, Tangse. Kemudian 16 rumah rusak ringan dan kerusakan jalan nasional di Desa Blang Dhot, Tangse.

Banjir Bandang di Tangse, Aleuhat (26/2/2017) [Ist]

“Saat ini kondisi jalan yang rusak sedang ditangani oleh Satker lintas jalan nasional,” kata Afriadi.
Kemudian jalan lintas kabupaten terjadi penumpukan longsor di 11 titik. Sampai saat ini masih dalam penanganan BPBD Pidie. “Terhadap masyarakat yang rumah Rusak. BPBD Pidie menyiapkan 2 unit tenda komando di dua titik,” ujar Afriadi.

Banjir Bandang di Tangse, Aleuhat (26/2/2017) [Ist]

Kemudian di Desa Pulo Sunong juga ada empat unit rumah rusak ringan. Satu unit bendungan irigasi Desa Blang Bungong rusak berat. Jalan Lintas Tangse – Kemala Di Desa Blang Bungong amblas sepanjang lebih kurang 10 meter dengan kedalaman 3 meter.

Selanjutnya akses Jalan penghubung Desa Blang Pandak dan Desa Blang Dhot tertimbun longsor sepanjang 10 kilometer. [Red]

To Top