Sosial

Uang Pecahan Rp1000 Bermasalah, Gubernur Bank Indonesia di Somasi

ACEHTERKINI.COM | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Asrizal H. Asnawi melakukan somasi kepada Gubernur Bank Indonesia di Jakarta terkait gambar pahlawan nasional asal Aceh dalam pecahan Rp1000.

Somasi yang dilayangkan itu melalui Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Selasa, 3 Januari 2016. Direktur YARA, Safaruddin mengatakan, gambar pahlawan nasional Cut Mutia dalam pecahan Rp1000 itu dapat melemahkan pelaksanaan Syariat Islam di Aceh.

“Karena gambar yang ditampilkan dalam uang keluaran terbaru itu tidak menutup aurat dan menggunakan pakaian tipis dan transparan, masalah ini akan melemahkan pelaksanaan Syariat Islam di Aceh,” sebut Safaruddin.

Nama “Cut” adalah salah satu sebutan untuk seorang perempuan bangsawan di Aceh dan memakai pakaian muslimah yang menutup aurat menurut adat dan budaya Aceh.

Menurut Asrizal H. Asnawi gambar Cut Meutia pada uang pecahan Rp 1000,- yang terbaru di keluarkan oleh Bank Indonesia itu dapat merusak semangat dan karakter generasi perempuan di Aceh yang satu satu nya provinsi di Indonesia yang melaksanakan Syariat Islam.

Asrizal meminta Gubernur Bank Indonesia melakukan pencabutan dan penarikan uang pecahan Rp1000 dari peredaran dan mengganti gambar pahlawan nasional Aceh, Cut Mutia dengan gambar yang sesuai dengan pelaksanaan Syariat Islam di Aceh.

“Kita tunggu jawabannya sampai tujuh hari, jika somasi ini diabaikan maka kami akan menempuh jalur hukum,” demikian sambung Direktur YARA, Safaruddin.

Editor : Rahmatsyah

To Top