Sosial

Senjata Api Ilegal Masih Banyak Beredar, begini kata Pangdam IM

ACEHTERKINI.COM | Pangdam Isakandar Muda (IM), Mayjen TNI Tatang Sulaiman menghimbau kepada pemilik senjata api illegal agar segera menyerahkan kepada aparat keamanan karena hal tersebut melanggar undang-undang.

Himbauan itu disampaikan Tatang Sulaiman pada acara silaturrahmi Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dengan seluruh pasangan calon gubernur – wakil gubernur di restoran Pendapa Gubernur Aceh, Selasa (10/01/2016).

Mayjen TNI Tatang Sulaiman

Mayjen TNI Tatang Sulaiman menghimbau kepada masyarakat tertentu yang masih melakukan tindakan-tindakan yang memicu kegaduhan agar bersama-sama menciptakan situasi aman dan damai di Aceh.

Hal ini terkait dengan masih merebaknya peredaran senjata api maupun bahan peledak yang dikhawatirkan dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Bagi yang masih memiliki senjata api segera diserahkan kepada aparat keamanan karena hal tersebut melanggar undang-undang, jangan sampai disalahgunakan untuk hal-hal yang dapat merugikan,” tutur Pangdam.

Plt. Gubernur Aceh, Soerdarmo juga mengajak semua pasangan calon gubernur –wakil gubernur serta seluruh pendukungnya menjaga situasi Aceh, jelang gelaran Pilkada Februari mendatang.

Pemerintah, kata Soedarmo siap memberikan jaminan rasa aman kepada seluruh masyarakat yang punya hak pilih. Untuk itu, dukungan dari pasangan calon sagat dibutuhkan sehingga Pikada bisa menjadi gelaran pesta yang berlangsung damai, aman dan berintegritas.

Pada kesempatan itu, Kepala Biro Operasi Polda Aceh, Kombes Pol Guntur Widodo, menyebutkan, Mabes Polri akan mendatangkan petugas tambahan untuk mengamankan Pilkada serentak 15 Februari mendatang.

Saat ini, jelas Guntur, sudah ada tambahan 646 personil Brigade Mobil (Brimob) yang akan membantu mengamankan Pilkada di seluruh Aceh. Tugas pertama mereka adalah membantu penanganan gempa Pidie Jaya.

“Mabes (Polri) akan mengirimkan tambahan personil untuk mengamankan pelaksanaan pilkada nanti sebanyak 1900 personil. Mereka akan dikirim ke Aceh 19 Januari nanti,” ujar Guntur. [Red]

Editor : Firman

To Top